Presiden Instruksikan Penertiban Dapur SPPG Tak Sesuai Juknis, BGN Lakukan Suspend

Penulis -

Kamis, 9 April 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penertiban dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai petunjuk teknis (juknis).

Instruksi tersebut disampaikan usai rapat kerja dengan jajaran Kabinet Merah Putih, Eselon I kementerian/lembaga, serta direksi BUMN.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menyampaikan arahan tersebut diberikan langsung saat Presiden berjabat tangan dengannya usai pertemuan.

“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis ditertibkan,” ujar Nanik, Rabu (8/4).

Nanik menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah pengawasan dengan menghentikan sementara (suspend) sejumlah SPPG yang tidak memenuhi juknis.

Penindakan juga dilakukan terhadap SPPG yang menyebabkan kejadian luar biasa (KLB), serta mitra yang diduga melakukan pelanggaran.

Pelanggaran tersebut meliputi mark up harga bahan baku hingga praktik monopoli pemasok. Menurut Nanik, langkah penertiban tersebut mendapat respons positif dari Presiden.

“Bagus, lanjutkan terus,” kata Presiden sambil mengacungkan jempol, sebagaimana ditirukan Nanik.

Fokus Program MBG Harus Tepat Sasaran

Selain penertiban SPPG, Presiden juga menekankan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Nanik, bantuan tidak perlu diberikan kepada anak-anak dari keluarga mampu karena sudah dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.

“Kalau anak-anak orang mampu, tidak membutuhkan MBG karena orang tuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,” jelasnya.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, BGN berencana membentuk tim khusus yang akan melakukan penyisiran terhadap penerima manfaat program MBG.

Tidak Boleh Dipaksakan

Presiden juga menegaskan pelaksanaan program MBG tidak boleh dilakukan secara memaksa. Sekolah atau kelompok masyarakat yang tidak membutuhkan tidak diwajibkan menerima program tersebut.

Baca Juga :  Evaluasi Triwulan II Pj Wako Padang, Mandatory Spending Terpenuhi, Zero Kemiskinan Ekstrem

“Program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” ujar Nanik.

Pendekatan berbasis kebutuhan disebut menjadi prinsip utama agar program berjalan efektif dan tidak menimbulkan pemborosan.

BGN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG.

Upaya ini guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Kami ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kami perkuat,” tutup Nanik. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru