Presiden Prabowo Bahas Pengembangan LPDU Bersama Ormas Islam untuk Perkuat Ekonomi Umat

Penulis -

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar bersama para pimpinan ormas Islam dan tokoh agama usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: Kemenag)

Menag Nasaruddin Umar bersama para pimpinan ormas Islam dan tokoh agama usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto membahas pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) bersama pimpinan ormas Islam dan tokoh agama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pertemuan ini menyoroti penguatan ekonomi umat melalui tata kelola dana keagamaan yang lebih profesional. Pemerintah menilai LPDU bisa menjadi instrumen strategis pemberdayaan berbasis komunitas.

Pertemuan tersebut dihadiri pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, serta pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah.

Forum berlangsung dalam format dialog langsung antara Presiden dan para tokoh keagamaan. Fokus utama pembahasan adalah pengembangan LPDU untuk mendorong kemandirian ekonomi umat.

Kementerian Agama menyebut pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi rutin pemerintah dengan unsur keagamaan.

Selain isu ekonomi umat, dialog juga menyentuh agenda kebangsaan dan pemberdayaan pesantren. Pemerintah ingin memastikan kebijakan keumatan berjalan tepat sasaran.

Kemenag: Pengelolaan Dana Umat Akan Lebih Profesional

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pertemuan ini merupakan dialog ketiga antara Presiden Prabowo dan ormas Islam.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah peningkatan sistem pengelolaan dana umat melalui LPDU. Skema baru akan menekankan transparansi dan akuntabilitas.

“Ke depan akan ada sentuhan manajemen profesional agar pengelolaan dana umat lebih efisien dan efektif, serta kembali untuk kepentingan umat,” kata Nasaruddin dalam keterangannya di Jakarta.

Ia menegaskan dana yang dihimpun harus memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dorong Transparansi dan Efektivitas Program

Menurut Nasaruddin, pemerintah mendorong standar tata kelola modern dalam pengelolaan dana keumatan. Langkah ini mencakup penguatan manajemen, pengawasan, dan pelaporan program. Tujuannya agar LPDU menjadi lembaga yang dipercaya publik.

Model penguatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan tenaga profesional di bidang keuangan dan pemberdayaan sosial. Dengan begitu, program ekonomi umat tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan usaha.

Baca Juga :  Pesona Budaya Tabuik Piaman 2024: Ratusan Pengunjung Saksikan Prosesi Manabang Batang Pisang
Presiden Buka Ruang Dialog dengan Ulama dan Pesantren

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo membuka ruang diskusi terbuka dengan para ulama dan pimpinan pesantren.

Suasana pertemuan berlangsung cair dengan pertukaran gagasan dan masukan kebijakan. Sejumlah tokoh agama menyampaikan aspirasi terkait penguatan peran ekonomi lembaga keagamaan.

“Bapak Presiden menyetujui komunikasi intensif dengan para tokoh agama. Diskusi berjalan terbuka dan produktif,” ujar Nasaruddin. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru