Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Penulis -

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Pergantian tersebut dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi kinerja lembaga yang menjadi pelaksana utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo didampingi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN, Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Hasil Evaluasi Kinerja BGN

Prasetyo menjelaskan, pergantian kepemimpinan tersebut merupakan hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan pemerintah selama hampir satu setengah tahun terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi BGN.

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, pada hari ini Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan BGN,” kata Prasetyo.

Sejalan dengan keputusan tersebut, Presiden mengakhiri masa tugas Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN serta Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada ketiga pejabat tersebut atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal berdiri.

Menurut Prasetyo, kerja yang telah mereka lakukan menjadi bagian penting dalam pengembangan organisasi dan pelaksanaan berbagai program gizi nasional.

“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini dalam membangun fondasi serta mengembangkan BGN,” ujarnya.

Fokus Perkuat Tata Kelola dan Program MBG

Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program prioritas di bidang gizi.

Baca Juga :  Mentan Ancam Tarik Anggaran Jika Rehabilitasi Sawah di Sumbar Tak Sesuai Target

Fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah peningkatan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.

Prasetyo mengatakan Presiden juga meminta jajaran pimpinan baru segera melakukan konsolidasi internal. Selain itu, mereka diminta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antarlembaga diperlukan untuk memastikan seluruh program BGN berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan memenuhi prinsip akuntabilitas.

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” tutur Prasetyo.

Perkuat Program Strategis Nasional

Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelaksanaan kebijakan peningkatan gizi nasional yang menjadi salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas gizi bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya.

Dengan kepemimpinan baru di BGN, pemerintah berharap pelaksanaan program tersebut berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru