Presiden Prabowo Dorong Ekonomi Biru, Kampung Nelayan Leato Selatan Jadi Model Kemandirian Pesisir

Penulis -

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Gorontalo, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran.

Presiden menyampaikan hal tersebut saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Pemerintah menempatkan ekonomi biru sebagai strategi utama untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Presiden Prabowo menilai potensi laut Indonesia sebagai anugerah besar yang harus dikelola optimal. Ia menekankan bahwa pemerintah akan memperluas investasi di sektor kelautan dan perikanan.

“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy. The blue ocean economy ini adalah sangat penting, ini adalah karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi,” ujar Presiden Prabowo.

Penguatan Nelayan dalam Kemandirian Pangan Nasional

Presiden Prabowo menegaskan penguatan sektor kelautan menjadi bagian dari agenda kemandirian nasional. Ia juga menyoroti capaian swasembada pangan yang telah dicapai pemerintah.

“Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada banyak sekali kita. Kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar dan para nelayan yang punya jasa besar, dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita,” imbuh Kepala Negara.

Pembangunan 1.582 Kapal Ikan untuk Koperasi Nelayan

Pemerintah menyiapkan program besar berupa pembangunan ribuan kapal ikan untuk memperkuat ekonomi nelayan. Kapal tersebut akan dikelola melalui koperasi nelayan di berbagai daerah.

“Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30, nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” imbuh Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Tawarkan Potensi Investasi Tanah Datar di APKASI Ekonomi Expo 2025
Optimisme Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Presiden Prabowo optimistis kebijakan ekonomi biru akan meningkatkan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia. Ia berharap pendapatan nelayan semakin baik dan berkelanjutan.

“Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” pungkas Kepala Negara. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru