Presiden Prabowo: Indonesia Harus Mandiri dan Tak Bergantung Pasokan dari Luar Negeri

Penulis -

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus memperkuat kemandirian ekonomi agar mampu menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, dan gangguan rantai pasok global.

Pesan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2026).

Presiden mengatakan situasi dunia yang cepat berubah menuntut Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang kuat. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan kebutuhan strategis nasional tidak terlalu bergantung pada pasokan dari negara lain.

“Dalam keadaan seperti ini, Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita harus bisa mandiri, kita tidak boleh bergantung pasokan-pasokan dari luar, karena kalau situasi tiba-tiba berubah ke arah yang lebih buruk kita tetap harus bertahan,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, kemampuan bertahan menjadi semakin penting ketika kondisi global mengalami perubahan secara mendadak. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan fondasi ekonomi nasional.
Investasi Indonesia Capai Rp1.931 Triliun pada 2025

Di tengah tekanan ekonomi global, Prabowo menyebut kinerja perekonomian Indonesia tetap menunjukkan perkembangan positif.

Realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931 triliun. Investasi tersebut juga membuka lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.

Tren positif berlanjut pada semester pertama 2026. Pemerintah mencatat realisasi investasi telah mencapai Rp1.010 triliun dengan penciptaan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.

Selain investasi, Presiden menyoroti pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap berada pada level positif.

Pertumbuhan Ekonomi Semester I 2026 Capai 5,45 Persen

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada semester pertama tahun ini mencapai 5,45 persen.

Presiden menyebut angka tersebut sebagai capaian pertumbuhan tertinggi dalam kurun waktu 13 tahun.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Ramaikan Papa Fest 2024

“Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini,” ungkap Presiden.

Melihat perkembangan tersebut, pemerintah optimistis kinerja ekonomi masih dapat meningkat hingga akhir 2026. Presiden juga meyakini target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dapat tercapai melalui kebijakan yang tepat dan rasional.

Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak pada Rakyat

Meski menilai investasi dan pertumbuhan ekonomi penting, Presiden menegaskan keduanya bukan sasaran akhir pembangunan.

Presiden mengatakan pemerintah harus mengukur keberhasilan ekonomi dari manfaat yang diterima masyarakat. Perhatian khusus, menurut dia, perlu diberikan kepada kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling bawah.

“Tetapi saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” kata Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan. Pemerintah, lanjut dia, tidak cukup hanya mengejar angka pertumbuhan tanpa memastikan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin,” ucapnya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB