Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Produksi Tembus Rp134,4 Miliar per Tahun

Penulis -

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang di kawasan tambak Budi Daya Udang BUBKKebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang di kawasan tambak Budi Daya Udang BUBKKebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Kebumen, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Di kawasan tambak seluas 100 hektare itu, Presiden meninjau langsung proses panen udang vannamei hingga tahap sortir sebelum dipasarkan.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga melihat sistem pengelolaan tambak modern yang diterapkan di BUBK Kebumen. Kawasan itu menggunakan konsep best practice budi daya udang berbasis tata kelola terpadu.

Sistem tersebut mencakup saluran air masuk (intake), kolam tandon, pemisahan saluran inlet dan outlet, kolam produksi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga fasilitas pendukung lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan dirinya menyaksikan langsung panen raya udang ke-8 di kawasan tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi produsen udang nomor satu dunia.

“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus, harganya 70 ribu rupiah per kilo. Berarti per ton 70 juta rupiah,” ujar Presiden Prabowo.

Produksi BUBK Kebumen Capai Rp67,2 Miliar per Siklus

BUBK Kebumen memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Kawasan itu memiliki 206 petak kolam dengan nilai produksi mencapai sekitar Rp67,2 miliar per siklus.

Dalam setahun, nilai produksi kawasan tersebut berpotensi menembus Rp134,4 miliar. Selain itu, kawasan budi daya modern tersebut juga menyerap ratusan tenaga kerja lokal.

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah saat ini mengembangkan proyek serupa dengan skala lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Presiden, BUBK Kebumen menjadi contoh transformasi tambak tradisional menuju sistem modern berbasis teknologi dan tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Baca Juga :  Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Sekolah dan Kebutuhan Dasar

“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap sekarang 650 orang setempat bekerja dan kita sudah membangun di Waingapu 2 ribu hektare,” imbuh Presiden Prabowo.

Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekspor Perikanan

Pemerintah memandang udang sebagai komoditas strategis nasional yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan sekaligus memperkuat daya saing ekspor perikanan Indonesia di pasar global.

Selain itu, udang Indonesia dinilai berpotensi menjadi sumber devisa berkelanjutan jika pengelolaan tambak modern menerapkan kaidah good aquaculture practices seperti di BUBK Kebumen.

Panen raya udang tersebut juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun sektor kelautan dan perikanan nasional. Sebelumnya, Presiden telah meninjau kawasan yang sama saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB