Presiden Prabowo Panggil Kepala PPATK ke Istana di Tengah Polemik Pemblokiran 140 Ribu Rekening Dormant

Penulis -

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana. (Foto: PPATK)

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana. (Foto: PPATK)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana ke Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Pemanggilan ini dilakukan di tengah polemik pemblokiran massal rekening dormant atau rekening tidak aktif.

Ivan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 17.07 WIB. Ketika ditanya wartawan terkait agenda pertemuan dengan Presiden, Ivan enggan memberikan keterangan.

“Nanti ya, saya dipanggil, saya belum tahu agendanya,” kata Ivan singkat sebelum memasuki Istana.

Tidak lama berselang, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga terlihat mendatangi Istana. Namun, Perry pun memilih untuk tidak berkomentar mengenai agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Latar Belakang Pemblokiran Rekening Dormant

Isu pemblokiran rekening dormant mencuat setelah PPATK menemukan lebih dari 140 ribu rekening tidak aktif yang berpotensi disalahgunakan.

“PPATK menemukan banyak rekening tidak aktif, bahkan ada yang lebih dari 10 tahun tidak diperbarui, dengan total nilai mencapai Rp 428,6 miliar,” kata Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, M. Natsir Kongah, dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025).

Menurutnya, rekening-rekening dormant ini dapat dimanfaatkan untuk praktik pencucian uang dan tindak kejahatan keuangan lainnya. Sehingga merugikan masyarakat dan berisiko pada stabilitas ekonomi nasional.

“Ini membuka celah besar untuk praktik pencucian uang dan kejahatan lainnya, yang pada akhirnya merugikan masyarakat dan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Langkah PPATK dan Respons Publik

Sebagai langkah mitigasi, PPATK memutuskan untuk menghentikan sementara transaksi pada rekening dormant.

Kebijakan ini mulai diberlakukan pada 15 Mei 2025 setelah proses pemutakhiran data nasabah yang dilakukan sejak Februari 2025.

“Pemblokiran dilakukan terhadap rekening dormant yang rawan disalahgunakan, setelah upaya pengkinian data nasabah tidak mendapat respons,” lanjut Natsir.

Baca Juga :  GOW Padang-GOW Kota Jambi Perkuat Kerja Sama Pemberdayaan Wanita

Kebijakan pemblokiran ini menuai beragam tanggapan di masyarakat. Sebagian mendukung langkah PPATK sebagai upaya menjaga integritas sistem keuangan, namun sebagian lain khawatir pemblokiran dilakukan secara sepihak tanpa sosialisasi yang memadai. (*/red)

Sumber: detik.com

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB