Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Tegaskan Kemandirian Energi Jadi Kunci Kedaulatan Indonesia

Penulis -

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Karawang, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan kemandirian energi menjadi salah satu syarat utama agar Indonesia mampu menjaga kedaulatan di tengah dinamika global.

Penegasan itu disampaikan saat meluncurkan program Biodiesel B50 yang diyakini dapat menghentikan ketergantungan impor solar dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekuatan sebuah negara ditentukan oleh kemampuannya memenuhi kebutuhan strategis secara mandiri.

Menurut Presiden, ada tiga fondasi utama yang harus dimiliki setiap bangsa, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan ketersediaan sumber daya air.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran Biodiesel B50 bertema Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

“Kelangsungan hidup suatu bangsa antara lain ditentukan oleh tiga hal. Pertama, mampukah bangsa itu menghasilkan pangannya untuk rakyat, rakyat sendiri. Kedua, mampukah bangsa itu memiliki energi, sumber energi sendiri, tidak tergantung bangsa lain. Yang ketiga, mampukah negara itu juga memiliki sumber air,” ujar Presiden.

Swasembada Pangan Diklaim Tercapai Lebih Cepat

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut pemerintah telah berhasil mencapai swasembada pangan lebih cepat dibanding target awal. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan. Dari target 4 tahun, kita telah berhasil dalam 1 tahun,” katanya.

Prabowo menambahkan, target swasembada pangan dan swasembada energi telah menjadi agenda utama sejak sebelum dirinya resmi dilantik sebagai Presiden.

“Hari ini saya bangga hadir di sini. Hari ini hari yang saya tunggu-tunggu. Dari sejak saya belum dilantik jadi Presiden kepada tim inti saya, tim penasihat saya, selalu saya tekankan harus swasembada pangan, harus swasembada energi,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI Cabang Simpang Empat Gelar Panen Hadiah Simpedes
Potensi Energi Nasional Dinilai Sangat Besar

Selain menyoroti sektor pangan, Presiden juga menekankan besarnya potensi energi yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, sumber daya seperti panas bumi, batu bara, gas alam, hingga compressed natural gas (CNG) menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia mengatakan pemanfaatan CNG terus berkembang, terutama di Jawa Tengah, dan akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.

“CNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak. Di Jawa Tengah, penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan, dan CNG ada di seluruh Indonesia. Dan juga sekarang diketemukan teknologi untuk membuat gas dari batu bara yang sangat dalam di bawah tanah yang belum termanfaatkan,” jelasnya.

Biodiesel B50 Diharapkan Hentikan Impor Solar

Prabowo menegaskan pemerintah akan terus mempercepat terwujudnya kemandirian energi di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Salah satu langkah strategisnya ialah penerapan mandatori Biodiesel B50.

Menurut Presiden, program tersebut menjadi tonggak penting karena mampu mengurangi bahkan menghentikan impor solar dari luar negeri.

“Saya dorong, saya menuntut dari tim saya kemandirian energi. B40 tidak cukup. Bahkan pada saat itu saya mendorong ke arah B100. Tapi menteri-menteri saya meyakinkan saya, Pak, dengan B50 saja kita sudah tidak impor solar lagi dari luar negeri. Jadi ini adalah suatu prestasi bangsa yang luar biasa,” tandasnya.

Peluncuran Biodiesel B50 sekaligus menjadi penanda komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi menuju kemandirian energi.

Pemerintah berharap pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri dapat memperkuat ketahanan nasional sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru