Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan bagi Perjuangan Buruh

Penulis -

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Nganjuk, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian itu menjadi bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak pekerja yang selama ini diperjuangkan Marsinah.

Kegiatan tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan buruh di Indonesia.

Tinjau Rumah dan Museum Marsinah

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo lebih dahulu meninjau rumah yang menjadi tempat tinggal Marsinah semasa hidupnya. Kepala Negara juga bertemu dan menyapa keluarga besar Marsinah.

Selanjutnya, Presiden meninjau kompleks Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang berdiri di atas lahan seluas 938 meter persegi. Kompleks itu terdiri atas dua bangunan utama, yakni museum memorial dan rumah singgah.

Kedua bangunan tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus ruang refleksi bagi masyarakat.

Di dalam museum, Presiden Prabowo melihat langsung berbagai koleksi peninggalan Marsinah. Koleksi itu meliputi baju seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pribadi seperti ijazah sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

Selain itu, museum juga memamerkan sejumlah piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Seluruh koleksi tersebut menjadi bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Prabowo Sebut Museum Buruh sebagai Peristiwa Langka

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan peresmian Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan kaum buruh.

Menurut Presiden, museum tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap keberanian Marsinah sebagai simbol perjuangan rakyat kecil dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

Kepala Negara menilai kehadiran museum tersebut merupakan peristiwa yang langka karena didedikasikan khusus untuk mengenang perjuangan buruh.

Baca Juga :  Satpol PP Padang Amankan Empat Pelajar Keluyuran Saat Jam Belajar

“Ini adalah sekiranya mungkin peristiwa yang langka, mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tapi tolong dicek, mungkin pasti adalah. Tapi ini peristiwa langka,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan Museum Ibu Marsinah dibangun sebagai lambang dan tonggak peringatan atas perjuangan seorang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh.

Museum itu, lanjut Presiden, menjadi simbol perjuangan masyarakat lemah yang tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan.

“Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang. Seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” ujar Presiden.

Diharapkan Jadi Wisata Edukasi Sejarah

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.

Keberadaan Museum Ibu Marsinah diharapkan menjadi destinasi wisata edukasi sejarah di Kabupaten Nganjuk. Museum itu juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda mengenai pentingnya keadilan sosial, perlindungan hak asasi manusia, dan penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru