Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Penulis -

Selasa, 28 April 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meninjau TPST BLE di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). (Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Subianto meninjau TPST BLE di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). (Foto: Setneg)

Banyumas, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan sekaligus bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir.

Proses itu mencakup pemanfaatan teknologi untuk mengurangi volume sampah serta menghasilkan produk turunan yang bernilai guna.

TPST BLE Banyumas menjadi contoh transformasi pengelolaan sampah modern yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular.

“Jadi ini saya kira sangat efektif, ya. Menjadi contoh untuk banyak provinsi, banyak kabupaten, bahkan dari negara lain ada yang ke sini,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media usai peninjauan.

Presiden menegaskan bahwa TPST BLE merupakan terobosan penting dalam pengelolaan sampah. Ia menilai teknologi yang digunakan tidak terlalu canggih, tetapi tetap efektif dalam mendukung sistem terpadu.

“Sebagian besar produk lokal dan dalam satu rangkaian sistem, dari rumah tangga sampai ke kabupaten. Jadi ini saya kira sangat efektif, ya,” ujar Presiden Prabowo.

Fasilitas Lengkap dan Serap Tenaga Kerja

TPST BLE Banyumas dilengkapi berbagai fasilitas utama, seperti pre shredder, tromol screen, pencacah organik, mesin pembersih sampah, serta konveyor. Seluruh fasilitas tersebut mendukung proses pemilahan dan pengolahan sampah secara efisien.

Selain itu, keberadaan TPST BLE membuka peluang kerja bagi warga di sekitar lokasi. Kondisi ini turut memperkuat dampak ekonomi dari pengelolaan sampah terpadu.

Hasilkan Produk Bernilai Ekonomi

TPST BLE tidak hanya mengolah sampah, tetapi juga menghasilkan berbagai produk turunan. Produk tersebut meliputi genteng plastik, paving plastik manual dan injection, maggot segar, kasgot atau pupuk organik, serta bahan bakar alternatif berupa refuse-derived fuel (RDF).

Baca Juga :  5 Pasangan Zodiak yang Paling Cocok dalam Hubungan, Minim Drama dan Saling Melengkapi

Langkah ini mencerminkan visi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi hijau dan kemandirian daerah melalui pengelolaan sumber daya berkelanjutan.

Pemerintah juga terus mendorong perubahan paradigma, dari melihat sampah sebagai masalah menjadi peluang ekonomi. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru