Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia

Penulis -

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa Indonesia yang memiliki kontribusi strategis.

Usulan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Hari ini saya sampaikan ke Dewan, saran pemerintah Indonesia, saran kami untuk kita izinkan dwi kewarganegaraan bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki diaspora dengan kemampuan yang dapat mendukung pembangunan nasional.

Sebagian dari mereka menetap di luar negeri karena tuntutan karier, keluarga, atau pengabdian profesional.

Kondisi tersebut membuat pemerintah melihat perlunya kebijakan yang lebih adaptif terhadap diaspora Indonesia.

Karena itu, pemerintah berencana mengajukan perubahan Undang-undang kepada DPR RI. Perubahan tersebut akan membuka peluang kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi individu dengan talenta istimewa.

Talenta Diaspora Bisa Perkuat Indonesia

Pemerintah menargetkan kebijakan itu untuk warga dengan kemampuan khusus dan kontribusi luar biasa.

Presiden menilai langkah tersebut dapat membantu Indonesia memanfaatkan keahlian dan pengalaman diaspora.

“Hari ini pemerintah akan mengajukan kepada sidang yang terhormat ini perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional,” ungkap Presiden.

Kebijakan ini tidak akan berlaku secara umum bagi seluruh warga negara Indonesia di luar negeri. Pemerintah akan menerapkan mekanisme seleksi untuk menentukan pihak yang memenuhi kriteria.

Ada Uji Integritas dan Kewajiban Khusus

Presiden menegaskan pemerintah akan merancang kebijakan kewarganegaraan ganda secara selektif dan terukur.

Baca Juga :  Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Penerapannya juga akan mempertimbangkan integritas serta kepentingan keamanan negara.

“Kebijakan ini akan kita rancang dengan selektif terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta pelindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara,” tegas Presiden Prabowo.

Dengan skema tersebut, pemerintah ingin menarik kembali potensi diaspora untuk mendukung pembangunan Indonesia.

Talenta Indonesia di luar negeri juga dapat membawa pengalaman, keahlian, serta jaringan internasional ke dalam negeri. Langkah itu sekaligus membuka ruang bagi diaspora untuk tetap berkontribusi kepada Indonesia. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru