Produksi Beras Semester I 2026 Naik Tipis, BPS Catat Luas Panen Ikut Menguat

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPS mencatat kinerja produksi padi dan beras Semester I 2026 cenderung stabil dan meningkat dibanding periode sama tahun lalu. (Foto: Kementan)

BPS mencatat kinerja produksi padi dan beras Semester I 2026 cenderung stabil dan meningkat dibanding periode sama tahun lalu. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, menyampaikan kinerja produksi padi dan beras Semester I 2026 cenderung stabil dan meningkat dibanding periode sama tahun lalu.

Ateng menyebutkan, total produksi beras pada Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 19,31 juta ton. Angka ini naik 0,05 juta ton atau 0,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 19,26 juta ton.

“Perkiraan total produksi beras pada Januari–Juni 2026 mencapai 19,31 juta ton beras, atau meningkat 0,05 juta ton atau 0,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 19,26 juta ton,” ujar Ateng, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, produksi beras pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 5,04 juta ton. Sementara itu, potensi produksi April–Juni 2026 mencapai 9,61 juta ton beras.

Produksi Padi dan GKP Ikut Meningkat

Dari sisi produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG), Ateng menjelaskan total produksi Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 33,52 juta ton.

Jumlah tersebut meningkat 0,09 juta ton atau 0,26 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Angka ini meningkat 0,09 juta ton atau 0,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan produksi padi pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 8,75 juta ton GKG. Selain itu, potensi produksi April–Juni 2026 mencapai 16,68 juta ton GKG berdasarkan hasil Survei KSA Maret 2026.

Untuk Gabah Kering Panen (GKP), total produksi Januari–Juni 2026 diperkirakan sebesar 40,08 juta ton.

“Ini meningkat 0,14 juta ton atau 0,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 39,94 juta ton GKP,” ujarnya.

Ateng menambahkan, produksi GKP pada Maret 2026 diperkirakan mencapai 10,48 juta ton. Sementara potensi produksi April–Juni 2026 sebesar 19,93 juta ton GKP.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Usut Dugaan Mafia Pangan, Empat Laporan Importir Diproses
Luas Panen Menguat, Produksi Tetap Terjaga

Selain produksi, BPS juga mencatat peningkatan luas panen pada Semester I 2026.

Ateng menyebutkan, total luas panen padi Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 6,27 juta hektare. Angka ini meningkat 0,01 juta hektare atau 0,22 persen dibanding periode sama tahun lalu.

“Perkiraan total luas panen padi pada Januari–Juni 2026 mencapai 6,27 juta hektare, meningkat 0,01 juta hektare atau 0,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, realisasi luas panen pada Maret 2026 sebesar 1,61 juta hektare. Sementara potensi luas panen April–Juni 2026 diperkirakan mencapai 3,16 juta hektare.

Ateng menegaskan capaian ini menunjukkan konsistensi produksi padi nasional tetap terjaga. Produksi masih ditopang fase panen pada triwulan kedua.

Namun, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap faktor cuaca dan kondisi sumber daya air ke depan.

“Produksi masih ditopang oleh fase panen yang berlangsung pada triwulan kedua, meskipun ke depan tetap perlu diwaspadai faktor cuaca dan kondisi sumber daya air,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB