Program MBG Libatkan 160 Juta Petani-Peternak, NTP Februari 2026 Capai Rekor 125,45

Penulis -

Kamis, 9 April 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan Program MBG mengangkat derajat kehidupan 160 juta petani dan peternak Indonesia. (Foto: Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan Program MBG mengangkat derajat kehidupan 160 juta petani dan peternak Indonesia. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut melibatkan sekitar 160 juta petani dan peternak sebagai pemasok bahan pangan.

Program ini diklaim berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, tercermin dari kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan NTP Februari 2026 mencapai 125,45. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak pencatatan resmi dilakukan. NTP meningkat 1,50 persen dibandingkan Januari 2026.

Kenaikan NTP dipengaruhi oleh peningkatan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,17 persen. Sementara itu, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik 0,65 persen. Selisih ini menunjukkan pendapatan petani meningkat lebih cepat dibandingkan pengeluaran.

Tren kenaikan NTP berlangsung dalam periode Maret 2025 hingga Februari 2026. Pada Maret 2025, NTP tercatat 123,72. Angka tersebut meningkat menjadi 125,35 pada Desember 2025 dan mencapai 125,45 pada Februari 2026.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan sekitar 160 juta petani dan peternak terlibat dalam rantai pasok MBG. Mereka memasok kebutuhan bahan pangan ke dapur-dapur program di berbagai daerah.

Ia menyebut program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi di sektor pertanian dan peternakan.

Secara subsektor, hortikultura mencatat kenaikan NTP tertinggi. Nilainya meningkat dari 119,62 pada Januari menjadi 139,57 pada Februari 2026. Subsektor lain seperti perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan juga mengalami kenaikan.

Program MBG mendorong permintaan terhadap berbagai komoditas pangan, antara lain beras, telur, daging ayam, dan sayuran. Peningkatan permintaan tersebut berpotensi mendorong produksi nasional serta aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

Kementerian Pertanian menyatakan kesiapan mendukung program ini dengan cadangan beras nasional sekitar 4,6 juta ton. Stok tersebut disebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan.

Baca Juga :  359 Guru PAI Lulus Program PPG, Pemko Padang Gelontorkan Dana Rp 2,5 Miliar

Menurut Kementerian Pertanian, kenaikan NTP juga dipengaruhi oleh kebijakan peningkatan produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta dukungan teknologi di sektor pertanian.

Program MBG diproyeksikan menjadi salah satu instrumen dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui keterlibatan sektor produksi dan distribusi secara luas. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru