Program The Most KUA Diluncurkan, Penghulu dan Penyuluh Agama Jemput Bola Layani Masyarakat

Penulis -

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Program The Most KUA di Semarang, Minggu (15/2/2026). (Foto: Kemenag)

Peluncuran Program The Most KUA di Semarang, Minggu (15/2/2026). (Foto: Kemenag)

Semarang, Javanusa—Program The Most KUA resmi diluncurkan untuk memperkuat peran Kantor Urusan Agama sebagai pusat layanan keagamaan aktif dan proaktif.

Program ini mendorong penghulu dan penyuluh agama turun langsung ke masyarakat. Layanan tidak lagi hanya berbasis kantor, tetapi berbasis kebutuhan warga.

Peluncuran program ini digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam di bawah naungan Kementerian Agama.

Fokusnya adalah transformasi KUA menjadi pusat edukasi, konsultasi, dan pemberdayaan keluarga. Pendekatan layanan dibuat lebih dialogis dan partisipatif.

Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad menegaskan KUA harus hadir langsung di tengah masyarakat. Menurut dia, pola layanan ke depan tidak boleh pasif. Petugas diminta aktif menjangkau warga melalui berbagai program pembinaan.

“KUA tidak lagi hanya penyedia layanan administratif, tetapi berkembang menjadi pusat edukasi, konsultasi, dan pemberdayaan keluarga,” kata Abu Rokhmad di Semarang, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, layanan mencakup edukasi pranikah, konsultasi keluarga, literasi pencatatan nikah, serta pendampingan relasi rumah tangga. Dengan begitu, pasangan memiliki bekal membangun keluarga sehat dan bertanggung jawab. Program ini juga menyasar pencegahan konflik keluarga sejak dini.

Program The Most KUA mengusung konsep sakinah maslahat. Konsep ini menempatkan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial dan peradaban. Keluarga yang kuat dinilai berdampak langsung pada kualitas masyarakat.

“Keluarga yang sehat secara spiritual, emosional, dan sosial akan melahirkan generasi berakhlak dan tangguh. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang harmonis,” ujar Abu Rokhmad.

Penyuluh dan Penghulu Jadi Ujung Tombak

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi menyebut program ini sebagai gerakan bersama seluruh unsur KUA. Mulai dari penyuluh agama, penghulu, hingga jajaran teknis di daerah dilibatkan. Mereka menjadi ujung tombak layanan jemput bola.

Baca Juga :  Pra Bencana Sebagai Langkah Awal Mengurangi Risiko Bencana

“Kami mendorong layanan yang lebih proaktif, tidak menunggu, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan cara ini, layanan urusan agama bisa dirasakan lebih luas,” katanya.

Menurut dia, momentum menjelang Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan spiritual masyarakat. Layanan KUA diarahkan tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh pembinaan dan pendampingan keluarga.

Dengan skema jemput bola, KUA di daerah didorong membuka kelas edukasi keluarga, klinik konsultasi, dan literasi pernikahan. Model ini menyesuaikan kebutuhan lokal tiap wilayah. Pendekatan berbasis komunitas dinilai lebih efektif menjangkau warga.

Kementerian menargetkan KUA menjadi simpul penguatan nilai keagamaan dan literasi keluarga. Selain itu, KUA diposisikan sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan sakinah dan berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB