Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 16,4 Persen, HPSL Pastikan Pembangunan Sesuai Prosedur

Penulis -

Kamis, 23 April 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres Flyover Sitinjau Lauik sudah mencapai 16,4 persen. (Foto: HPSL)

Progres Flyover Sitinjau Lauik sudah mencapai 16,4 persen. (Foto: HPSL)

Padang, Javanusa—PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) terus melanjutkan pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik.

Perusahaan menargetkan infrastruktur ini aman, andal, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat Sumatera Barat.

HPSL menjalankan setiap tahapan proyek sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga tetap menghormati nilai sosial dan kearifan lokal di tengah masyarakat.

Dari sisi konstruksi, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Tim telah menyelesaikan struktur bawah, termasuk abutment dan pilar. Kini, bentuk Jembatan 1 mulai terlihat jelas.

Pada Kamis (9/4), tim memasang girder sebagai balok utama penopang jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan struktur atas. Hingga minggu ke-56 per 17 April 2026, progres fisik mencapai 16,4 persen.

Tim konstruksi juga menyelesaikan pemasangan girder di beberapa bentang. Struktur utama jembatan mulai terbentuk secara bertahap. Saat ini, pekerjaan berlanjut ke pemasangan tulangan besi dan bekisting. Tim juga menyiapkan pengecoran penghubung antar girder menuju lantai jembatan.

Pengawasan ketat terus dilakukan selama proses konstruksi. Langkah ini memastikan kualitas bangunan dan keselamatan kerja tetap sesuai standar.

Pengadaan Lahan Terus Berjalan

Selain konstruksi, pengadaan lahan juga menunjukkan kemajuan. Pada Rabu (8/4), proses memasuki tahap lanjutan. Sebanyak empat bidang tanah telah selesai melalui penawaran hingga konsinyasi.

Proses tersebut menjadi dasar penerbitan Pemutusan Hubungan Hukum (PHH) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Tahapan kemudian berlanjut ke penandatanganan berita acara penyerahan hasil pengadaan tanah kepada Pejabat Pembuat Komitmen.

Dari total 31 bidang tanah, termasuk fasilitas sosial dan umum, proses terus berjalan. Pada Selasa (21/4), tim melakukan penawaran konsinyasi terhadap delapan bidang. Secara kumulatif, sebanyak 12 bidang telah melalui tahap tersebut.

Saat ini, tersisa sekitar lima bidang lahan dengan luas ±0,07 hektare. Dua bidang sudah masuk proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Padang dan menunggu jadwal penawaran. Tiga bidang lainnya masih dalam tindak lanjut oleh BPN Sumatera Barat.

Baca Juga :  Jangkauan Qur’an Kemenag Tembus 77,6 Juta Pengguna, Word Add-In Paling Populer

Pengadaan tanah menjadi kewenangan pemerintah melalui BPN bersama pemangku kepentingan. Seluruh proses dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan penghormatan terhadap hak masyarakat serta nilai adat.

Komitmen dan Sinergi dengan Masyarakat

HPSL terus menjaga komunikasi dengan seluruh pihak terkait. Perusahaan membangun sinergi untuk mendukung kelancaran proyek.

Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik menyatakan pihaknya menghormati setiap masukan masyarakat. HPSL berkomitmen menjalankan peran secara profesional dan mendukung proses pemerintah.

“Kami menghormati seluruh pendapat masyarakat dan stakeholder. Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan memberi manfaat optimal,” ujarnya.

Dampak terhadap Konektivitas dan Ekonomi

Flyover Sitinjau Lauik I diharapkan menjadi solusi atas jalan ekstrem yang rawan kecelakaan. Infrastruktur ini akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan secara signifikan.

Selain itu, proyek ini memperkuat konektivitas antara Kota Padang dan Solok. Dampaknya, distribusi logistik menjadi lebih lancar dan waktu tempuh lebih efisien.

Peningkatan konektivitas juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat diprediksi meningkat.

HPSL optimistis proyek ini selesai sesuai target. Perusahaan juga menilai pembangunan ini akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru