Javanusa.com—Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Piala Super Eropa setelah menundukkan Aston Villa 2-1 di Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.
Desire Doue menjadi penentu kemenangan Les Parisiens lewat golnya pada babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat PSG menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan trofi Piala Super Eropa sejak 2017. Pelatih Luis Enrique juga menambah koleksi gelarnya di ajang tersebut menjadi tiga.
Kvaratskhelia Bawa PSG Unggul
PSG langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Tim asuhan Luis Enrique hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk memecah kebuntuan.
Doue mengirimkan umpan yang kemudian diselesaikan Khvicha Kvaratskhelia. Penyerang asal Georgia itu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Aston Villa, Marco Bizot.
Gol tersebut kembali mempertegas catatan Kvaratskhelia saat menghadapi klub-klub Inggris. Musim lalu, mantan pemain Napoli itu mencetak empat gol melawan tim asal Inggris.
PSG sebenarnya memiliki peluang untuk memperlebar keunggulan. Namun, Nuno Mendes gagal mengirim umpan akurat kepada empat rekannya yang sudah menunggu di kotak penalti.
Aston Villa kemudian merespons melalui pemain debutan berusia 17 tahun, Brian Madjo. Sundulannya menyambut umpan John McGinn masih melebar dari sasaran.
Brian Madjo Cetak Sejarah
Madjo kembali memperoleh peluang setelah sebelumnya menyia-nyiakan dua kesempatan emas. Kali ini, pemain muda tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Madjo menyambar umpan McGinn dengan tendangan voli first time pada penghujung babak pertama. Skor pun berubah menjadi 1-1 hingga turun minum.
Gol tersebut membawa Madjo mencatat sejarah. Ia menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol dalam sejarah Piala Super Eropa.
Memasuki babak kedua, Aston Villa tampil lebih percaya diri. Mereka bahkan hampir membalikkan keadaan melalui tendangan melengkung McGinn.
Namun, kiper PSG Matvei Safonov mampu menggagalkan peluang tersebut. Pertandingan pun kembali berjalan ketat setelah kedua tim saling mencari ruang.
Desire Doue Jadi Penentu Kemenangan PSG
PSG akhirnya kembali memimpin pada menit ke-61. Desire Doue lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Bizot dengan penyelesaian tenang.
Wasit sempat menganulir gol tersebut karena menganggap Doue berada dalam posisi offside. Setelah melakukan peninjauan melalui VAR, wasit kemudian mengesahkan gol PSG.
Aston Villa tidak menyerah dan terus mengejar gol penyeimbang. George Hemmings sempat memiliki peluang, tetapi tembakannya mengarah tepat kepada Safonov.
Peluang berikutnya datang 17 menit sebelum pertandingan berakhir. Pemain debutan Joao Gomes hampir membawa Villa menyamakan kedudukan.
Namun, Warren Zaire-Emery berhasil menggagalkan peluang tersebut. PSG akhirnya mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.
Unai Emery Kembali Gagal Juara
Kekalahan ini membuat Unai Emery kembali gagal meraih trofi Piala Super Eropa. Ini menjadi percobaan keempat bagi Emery di ajang tersebut.
Sementara itu, Luis Enrique kembali menambah prestasi bersama PSG. Pelatih asal Spanyol tersebut kini telah tiga kali menjuarai Piala Super Eropa.
Pada laga ini, PSG juga menurunkan sembilan pemain dari starting XI yang membawa mereka menjuarai Liga Champions pada Mei lalu setelah mengalahkan Arsenal.
Susunan Pemain PSG vs Aston Villa
PSG: Safonov; Mendes (L Hernandez 75′), Pacho, Marquinhos, Hakimi; Vitinha, Zaire-Emery, Neves (Ruiz 75′); Kvaratskhelia (Beraldo 88′), Akliouche (Dembele 46′), Doue (Mayulu 87′).
Aston Villa: Bizot; Cash, Lindelof, Torres (Mings 79′), Maatsen; Kamara (Bogarde 72′), Joao Gomes (Barkley 79′), McGinn (Alysson 73′), Buendia, Hemmings; Madjo (Abaraham 72′).






