PT Nindya Karya Serahkan 28 Unit Huntara Danantara untuk Korban Bencana

Penulis -

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima Huntara Danantara untuk warga terdampak bencana, Jumat (6/2/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima Huntara Danantara untuk warga terdampak bencana, Jumat (6/2/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—PT Nindya Karya menyerahkan 28 unit Hunian Sementara (Huntara) Danantara kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk warga terdampak bencana.

Huntara ini dibangun untuk korban banjir bandang dan longsor yang terjadi pada November 2025. Serah terima dilakukan di Gedung Indojolito, Batusangkar, Jumat (6/2/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Project Manager PT Nindya Karya, Syafriwal, kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra. Kegiatan ini turut dihadiri unsur BPBD, OPD terkait, camat, wali nagari, serta perwakilan masyarakat penerima.

Syafriwal mengatakan pembangunan Huntara Danantara merupakan penugasan langsung melalui Danantara. Proyek ini untuk mempercepat penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Tanah Datar. Lokasi Huntara berada di kawasan Guguak Malalo.

Menurut dia, proses pembangunan berjalan cepat sesuai target. Tim menyelesaikan seluruh unit dalam waktu 12 hari kerja sejak penugasan dimulai pertengahan Januari 2026.

“Target kami memang 12 hari kerja. Sejak ditugaskan pada 15 Januari, hari ini sudah bisa kami serahterimakan ke Pemkab Tanah Datar,” kata Syafriwal.

Ia menambahkan, Huntara sudah dilengkapi fasilitas dasar agar bisa langsung ditempati. Pihaknya berharap unit tersebut dimanfaatkan optimal oleh masyarakat terdampak.

Huntara Sudah Siap Ditempati

Bupati Eka Putra menyebut telah meninjau langsung kondisi Huntara sebelum serah terima. Ia memastikan bangunan dalam kondisi baik dan sebagian sudah dilengkapi perabot dasar. Pemkab akan menambah fasilitas yang belum tersedia.

“Saya sudah lihat langsung, bangunannya bagus dan sudah ada perabotannya. Yang belum tersedia akan dilengkapi oleh Pemkab Tanah Datar,” ujar Eka Putra.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Danantara, dan PT Nindya Karya atas percepatan pembangunan Huntara. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra: Generasi Muda Harus Dilindungi dari Bahaya Narkoba, LGBT, dan Gadget
Huntara Jadi Hunian Sementara Sebelum Huntap

Eka Putra menegaskan Huntara hanya bersifat sementara sebelum pembangunan Hunian Tetap (Huntap) selesai. Huntap direncanakan dibangun pemerintah pusat untuk relokasi warga terdampak rusak berat. Pemda meminta warga bersabar selama masa transisi.

“Huntara ini solusi sementara sebelum Huntap selesai. Kami terus berkoordinasi agar pembangunan Huntap bisa segera direalisasikan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Tanah Datar juga menyalurkan bantuan dasar. Bantuan meliputi tabung elpiji 3 kilogram, kompor gas, selimut, dan makanan siap saji.

Bupati juga meminta wali nagari dan warga menjaga kebersihan di sekitar lokasi Huntara. Ia menyoroti masih adanya tumpukan sampah di dekat area hunian sementara. Kondisi lingkungan dinilai berpengaruh pada kenyamanan dan kesehatan penghuni.

Ia meminta pembersihan segera dilakukan dan tidak ada lagi pembuangan sampah sembarangan. Langkah ini penting agar kawasan Huntara tetap layak huni.

Perwakilan warga penerima Huntara, Salma, mengaku terbantu dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak. Ia menyebut bantuan hunian sementara memberi rasa aman bagi korban bencana. Warga kini memiliki tempat tinggal sambil menunggu hunian tetap.

“Terima kasih kepada Bupati dan jajaran yang terus mendampingi kami. Kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Salma.

Program Huntara Danantara di Tanah Datar menjadi bagian dari percepatan penanganan pascabencana. Pemerintah daerah menargetkan seluruh unit segera ditempati warga terdampak. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru