PTKI Buka Program Visiting Professor 2026 ke Eropa dan Amerika, Ini Syarat Lengkap Dosen

Penulis -

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTKI membuka program visiting professor tahun 2026 ke Eropa dan Amerika. (Foto: Kemenag)

PTKI membuka program visiting professor tahun 2026 ke Eropa dan Amerika. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) negeri maupun swasta kini memiliki peluang memperluas jaringan akademik hingga Eropa dan Amerika melalui Program Visiting Professor/Visiting Lecturer Tahun 2026.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menyiapkan program ini untuk memperkuat jejaring akademik internasional dosen PTKI.

Program ini memberi kesempatan dosen menjalankan aktivitas akademik di perguruan tinggi mitra luar negeri. Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menanggung seluruh biaya kegiatan.

Dosen PTKI dapat mengikuti kuliah tamu, riset kolaboratif, seminar internasional, pengembangan kurikulum, dan publikasi ilmiah bersama kampus mitra. Kawasan tujuan mencakup Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Australia.

Penguatan Jejaring Global dan Mutu Akademik

Direktur PTKI, Sahiron, menegaskan penguatan jejaring global menjadi kebutuhan penting dalam peningkatan mutu perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Program Visiting Professor/Visiting Lecturer merupakan salah satu upaya untuk memperkaya wawasan akademik, meningkatkan kapasitas dosen, serta mendukung pengembangan keilmuan dan internasionalisasi perguruan tinggi,” ujar Sahiron melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (22/5/2026).

Mobilitas Akademik dan Reputasi Internasional

Menurut Sahiron, mobilitas akademik internasional menjadi indikator penting dalam peningkatan reputasi perguruan tinggi di tingkat global. Karena itu, PTKI perlu aktif membangun kolaborasi lintas negara.

Kolaborasi tersebut mencakup riset, publikasi, dan pertukaran akademik antarperguruan tinggi.

“Program Visiting Professor/Lecturer menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan indikator internasionalisasi tersebut,” lanjutnya.

Syarat Peserta Visiting Professor 2026

Peserta program ini merupakan dosen PTKI bergelar doktor. Peserta diutamakan memiliki jabatan fungsional profesor atau guru besar.

Selain itu, peserta harus memiliki kemampuan bahasa asing aktif. Mereka juga wajib menyiapkan proposal riset atau draft artikel ilmiah serta rencana kerja sama akademik dengan kampus mitra luar negeri.

Baca Juga :  Mendagri Tito: Pemda Boleh Gelar Rapat di Hotel dan Restoran
Durasi dan Pendanaan Program

Program Visiting Professor/Visiting Lecturer berlangsung maksimal tiga minggu pada September hingga November 2026.

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menanggung seluruh kebutuhan pendanaan. Biaya tersebut meliputi transportasi internasional, visa, biaya hidup, dan asuransi selama kegiatan berlangsung.

Penguatan Tridarma dan Internasionalisasi PTKI

“Selain memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, program ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan publikasi internasional dan kerja sama riset antarperguruan tinggi,” ujar Sahiron.

Program Visiting Professor/Visiting Lecturer menjadi bagian implementasi Asta Protas Kementerian Agama. Program ini mendorong pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi melalui internasionalisasi pendidikan tinggi keagamaan. Upaya ini juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia PTKI agar lebih kompetitif di tingkat global. (*/red)

Berita Terkait

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB