Lubuk Alung, Javanusa—PSPP Padang Panjang mengalahkan Josal FC Piaman dengan skor 2-0 pada lanjutan Liga 4 Sumatera Barat di Stadion Utama Sumbar, Sabtu (7/2/2026).
Kemenangan ini sekaligus memutus rekor negatif PSPP dalam beberapa pertemuan sebelumnya melawan Josal FC. Hasil ini memperkuat posisi PSPP dalam persaingan fase kompetisi regional.
Sejak menit awal, PSPP tampil menekan dengan permainan disiplin dan tempo tinggi. Tim mampu menguasai lini tengah dan membatasi ruang gerak pemain Josal FC. Pertahanan rapat membuat sejumlah peluang lawan gagal berbuah gol.
Gol pertama PSPP lahir dari skema bola mati. Julian Mancini mencetak gol lewat tendangan bebas jarak jauh yang mengarah ke pojok gawang dan tak mampu dijangkau kiper Josal FC.
Babak Kedua: PSPP Tambah Gol dan Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, PSPP meningkatkan intensitas serangan. Transisi cepat dari lini tengah ke depan membuat pertahanan Josal FC tertekan. Serangan beruntun akhirnya berbuah gol kedua.
Jojo Rahmat Dwi mencatatkan namanya di papan skor dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Rekor Negatif Akhirnya Terputus
Kemenangan ini penting bagi tim asal Padang Panjang tersebut. Dalam sejumlah laga sebelumnya, PSPP selalu gagal menundukkan Josal FC. Hasil di Stadion Utama Sumbar menjadi titik balik tren pertemuan kedua tim.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, hadir langsung di stadion saat pertandingan berlangsung. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain dan tim pelatih.
“Saat gol terjadi, saya langsung mengabari Bapak Wali Kota Hendri Arnis. Beliau sangat bahagia dan juga menonton melalui live streaming. Pesan beliau, tim harus menjaga performa dan nama baik diri serta Kota Padang Panjang,” ujar Allex.
Strategi Set Piece Berjalan Efektif
Pelatih Kepala PSPP, Dian Rama Saputra, menyebut laga berjalan ketat karena kualitas lawan cukup merata. Ia menilai persiapan matang menjadi kunci kemenangan timnya.
“Josal FC adalah tim yang sangat bagus, dengan persiapan dan manajemen yang kuat. Alhamdulillah pemain menjalankan rencana latihan dengan maksimal,” kata Dian.
Ia menjelaskan tim pelatih menyiapkan beberapa skema, baik melalui open play maupun set piece. Menurut dia, keputusan akhir tetap diserahkan kepada pemain sesuai situasi di lapangan.
Kapten PSPP, Dimas Adi, menegaskan kemenangan diraih lewat kerja kolektif. Komunikasi dan koordinasi antarlini berjalan lebih baik sepanjang pertandingan.
“Pertandingan sangat berat, tetapi komunikasi dan kerja sama tim berjalan solid. Itu yang membuat kami bisa mengamankan hasil positif,” ujarnya.
PSPP juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang hadir langsung di stadion. Dukungan tersebut dinilai memberi tambahan motivasi bagi pemain sepanjang laga. (*/red)






