Tanah Datar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berencana menjadikan Rapat Koordinasi (Rakor) Sinar Cinta—akronim dari Semangat, Ikhlas, dan Tuntas—sebagai agenda rutin tahunan.
Kegiatan yang digelar di alam terbuka ini dinilai mampu mempererat kekompakan antarinstansi sekaligus menghemat anggaran daerah.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly dan Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, menyampaikan hal itu usai menutup kegiatan Rakor Sinar Cinta di kawasan Bukik Mantobak, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Sabtu (1/11/2025).
“Ke depan, Rakor Sinar Cinta akan menjadi tradisi Pemda dengan lokasi yang bergantian. Kita manfaatkan alam Tanah Datar yang indah ini sebagai ruang tanpa sekat, tempat memperkuat kebersamaan dan menyatukan visi membangun Luhak Nan Tuo,” ujar Eka Putra.
Menurutnya, pelaksanaan Rakor di alam terbuka bukan hanya memberikan suasana baru, tetapi juga mendukung efisiensi anggaran.
Jika sebelumnya kegiatan dilakukan di hotel dengan biaya penginapan dan fasilitas tambahan, kini sebagian besar kebutuhan ditanggung secara gotong royong oleh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Bayangkan kalau Rakor di hotel, tentu anggarannya besar. Tapi di alam terbuka seperti ini jauh lebih hemat dan efisien. Bahkan beberapa OPD ikut berkontribusi sehingga beban biaya Pemda berkurang,” tambahnya.
Eka Putra berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Tanah Datar untuk memperkuat komitmen pelayanan publik.
Ia menilai, suasana alam yang terbuka memberi ruang bagi peserta untuk berpikir kreatif dan melahirkan inovasi.
“Rakor Sinar Cinta ini bukan sekadar koordinasi, tapi wadah untuk menumbuhkan semangat baru. Kita ingin setiap peserta pulang membawa inspirasi dan ide-ide segar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*/red)






