Razia Kos-Kosan dan Penginapa di Padang, Satpol PP Amankan 13 Orang

Penulis -

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Padang merazia salah satu rumah kos di Padang, Sabtu (6/6/2026) dini hari. (Foto: Humas Satpol PP Padang)

Petugas Satpol PP Padang merazia salah satu rumah kos di Padang, Sabtu (6/6/2026) dini hari. (Foto: Humas Satpol PP Padang)

Padang, Javanusa—Sebanyak 13 orang diamankan dalam pengawasan rumah kos dan penginapan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Mereka terdiri dari tujuh laki-laki dan enam perempuan yang ditemukan di sejumlah rumah kos dan hotel melati yang diduga melanggar ketentuan ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan pengawasan dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait dugaan lemahnya pengawasan di sejumlah rumah kos. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang terjadinya berbagai pelanggaran.

Menurut Chandra, penyalahgunaan rumah kos menjadi perhatian serius pemerintah daerah seiring meningkatnya jumlah usaha kos-kosan di Kota Padang.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal harus diimbangi dengan pengawasan yang baik dari pemilik maupun pengelola kos.

Pengawasan Kos Mengacu pada Perda Trantibum

Chandra menjelaskan ketentuan mengenai rumah kos dan penginapan telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, khususnya Pasal 36.

“Di Perda Nomor 01 Tahun 2026 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum Pasal 36 telah dijelaskan tentang tertib rumah kos dan penginapan. Namun, masih ada pemilik yang abai dalam melakukan pengawasan terhadap kos miliknya. Ingat, jika seseorang memiliki niat yang tidak baik, penyimpangan bisa terjadi di mana saja, baik di kos-kosan maupun hotel berbintang,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, petugas melakukan pengawasan terhadap delapan rumah kos dan hotel melati di sejumlah lokasi di Kota Padang. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas menemukan dua rumah kos yang diduga melanggar Pasal 38 tentang tertib kos dan penginapan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Trantibum.

Banyak Aduan Masyarakat Masuk

Menurut Chandra, pengawasan dilakukan setelah banyak laporan masyarakat terkait lemahnya pengawasan yang dilakukan sejumlah pemilik rumah kos.

Baca Juga :  Bupati Sutan Riska Sidak Kendaraan Dinas, Temukan 3 Unit Tidak Laik Jalan

“Banyak pengaduan masyarakat yang masuk bahwa pemilik rumah kos lemah dalam melakukan pengawasan. Karena itu, kami melakukan pengawasan ke lokasi-lokasi yang dilaporkan. Kami juga melibatkan RT, RW, Dubalang, camat, serta perangkat wilayah lainnya dalam melakukan pengawasan,” katanya.

Sebagai aparat penegak peraturan daerah, Satpol PP bersama camat dan tokoh masyarakat setempat terus mengawasi aktivitas di lingkungan rumah kos. Upaya tersebut lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan melalui pembinaan, arahan, dan peringatan kepada penghuni maupun pemilik kos.

Satpol PP Amankan 13 Orang

Chandra menegaskan pihaknya mengutamakan langkah preventif agar pemilik dan penghuni kos mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami lebih mengedepankan upaya pencegahan dengan memberikan arahan dan mengingatkan pemilik maupun penghuni kos agar mematuhi aturan yang berlaku. Jika pemilik tidak berada di lokasi atau tidak melakukan pengawasan sama sekali, kami akan melakukan pengawasan lebih mendalam. Buktinya, hari ini kami mengamankan sebanyak 13 orang, terdiri dari tujuh laki-laki dan enam perempuan. Ada yang berpasangan tanpa surat nikah dan ada juga yang tidak memiliki KTP,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta memastikan seluruh pemilik rumah kos mematuhi ketentuan yang berlaku di Kota Padang. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB