Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat pemulihan infrastruktur kota.
Saat ini, Pemko Padang melakukan rehabilitasi pascabencana banjir yang kembali menguji wilayah ini pada 3 Agustus lalu.
Salah satu langkah yang dijalankan ialah Rehabilitasi Drainase Paket 11 di Kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Kegiatan rehabilitasi drainase tersebut berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menghadiri kegiatan rehabilitasi drainase di kawasan tersebut.
Rehabilitasi Drainase Didanai APBD 2026
Pemko Padang melalui Dinas PUPR melaksanakan Rehabilitasi Drainase Paket 11 di Kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Rehabilitasi drainase ini bersumber dari dana APBD Kota Padang Tahun 2026.
Nilai pekerjaan mencapai Rp5.956.144.495 sesuai Nomor Kontrak 69/KONT-SDA/TKD-DAU/PUPR/2026.
Kontraktor pelaksana CV Teguh Satria Perkasa mengerjakan pekerjaan fisik dengan jangka waktu pelaksanaan selama 132 hari kalender.
Fokus Memperkuat Ketahanan Infrastruktur
Malvi Hendri menegaskan, pemerintah tidak hanya berfokus membangun kembali infrastruktur yang rusak.
Pemko Padang juga ingin memastikan ketahanan fasilitas publik, ekonomi, dan kehidupan sosial warga menjadi lebih baik ke depannya.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Dinas PUPR Kota Padang terus melaksanakan Rehabilitasi Drainase Paket 11 di Kawasan Tabing Banda Gadang. Melalui rehabilitasi ini, Pemko Padang berharap sistem aliran air dapat berfungsi secara optimal.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi genangan air maupun banjir pada masa mendatang. Pemko Padang menargetkan peningkatan keamanan dan kenyamanan masyarakat di kawasan tersebut.
Malvi Hendri: Perbaikan Dilakukan Bertahap
Malvi Hendri mengatakan, pemerintah memiliki tugas untuk membangun kembali sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
“Tugas kita bukan sekadar membangun kembali apa yang rusak, melainkan memastikan bahwa infrastruktur, ekonomi, dan kehidupan sosial warga terbangun lebih baik.”
“Apalagi tanggal 3 Agustus kemarin kita baru saja diuji kembali dengan bencana banjir, kita tetap berkolaborasi dengan berbagai pihak dan bertahap akan kita perbaiki satu-persatu sesuai kewenangan Pemerintah Kota Padang,” kata Malvi Hendri. (*)






