Relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie Dimulai, Pemprov Sumbar Targetkan Akses Pendidikan Vokasi Meluas

Penulis -

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi Ansharullah melakukan peletakan batu pertama pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie di Kabupaten Pasbar, Rabu (11/3/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi Ansharullah melakukan peletakan batu pertama pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie di Kabupaten Pasbar, Rabu (11/3/2026). (Foto: ADPSB)

Pasbar, Javanusa—Gubernur Mahyeldi Ansharullah melakukan peletakan batu pertama pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie di Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (11/3/2026).

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan kejuruan di daerah tersebut.

Relokasi sekolah tersebut merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Program Revitalisasi SMK Tahun 2026.

Menurut Mahyeldi, pembangunan lokasi baru sekolah tidak hanya memindahkan fasilitas lama, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Pemerintah provinsi menargetkan perluasan kesempatan belajar bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah kejuruan.

Pemprov Sumbar menargetkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan SMK mencapai sekitar 30 persen. Target tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan kejuruan yang lebih luas bagi generasi muda, termasuk di wilayah Sasak Ranah Pasisie.

Selain perluasan akses, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan literasi dan numerasi siswa serta peningkatan kualitas pembelajaran. Langkah ini untuk mendukung kesiapan lulusan SMK memasuki dunia kerja.

Pemerintah provinsi juga menargetkan tingkat penyerapan lulusan SMK di dunia usaha dan industri dapat melampaui 80 persen. Target tersebut memerlukan kerja sama antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri.

Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Desman, mengatakan relokasi sekolah dibutuhkan untuk menambah kapasitas ruang belajar dan fasilitas pendidikan.

Selama ini, keterbatasan ruang belajar menjadi kendala dalam menampung siswa dari masyarakat sekitar.

“Banyak masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sini, tetapi keterbatasan ruang belajar menjadi kendala. Dengan pembangunan ini diharapkan daya tampung siswa dapat meningkat,” kata Desman.

Baca Juga :  Diancam OTK, Gubernur Mahyeldi Minta Oknum Mahasiswa UIN Bukittinggi Lapor ke Polisi

Pada kesempatan yang sama, Mahyeldi juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta serta bantuan Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, Ketua Komite sekolah, serta tokoh masyarakat di Nagari Sasak. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru