Padang Pariaman, Javanusa—Seorang remaja berusia 18 tahun hilang setelah terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Sunua, Nagari Sunua Barat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (31/5/2026) sore.
Hingga malam hari, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban bernama Muhamad Sultan Khalis Gani.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB ketika korban bersama sejumlah rekannya mandi dan berenang di tepi pantai.
Saat mereka berada di lokasi, gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret dua remaja ke arah laut.
Salah seorang korban bernama Rezki berhasil diselamatkan warga yang berada di sekitar pantai. Namun, Muhamad Sultan Khalis Gani yang akrab disapa Ghani terseret lebih jauh ke laut sehingga tidak berhasil dijangkau.
Tim SAR Terima Laporan dari Warga
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari seorang warga bernama Depri pada pukul 19.16 WIB.
“Informasi yang kami terima menyebutkan dua remaja terseret ombak saat mandi di Pantai Sunua. Satu korban berhasil diselamatkan warga, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian,” kata Hendri, Minggu malam.
Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung mengirim tim penyelamat ke lokasi kejadian. Sebanyak tujuh personel berangkat pada pukul 19.30 WIB dengan membawa berbagai perlengkapan pendukung operasi pencarian dan pertolongan.
Lokasi korban hilang berada di kawasan Pantai Sunua yang berjarak sekitar 27 kilometer dari Kantor SAR Padang. Tim dapat mencapai lokasi melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 43 menit.
Operasi Pencarian Masih Berlangsung
Dalam operasi pencarian, tim SAR mengerahkan perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR), peralatan evakuasi, perlengkapan medis, alat komunikasi, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Tim melakukan pencarian di tengah kondisi cuaca berawan. Bersama unsur terkait, petugas terus menyisir area di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan korban.
Hingga pukul 23.30 WIB, korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat akan melanjutkan operasi pencarian untuk menemukan korban.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas guna membantu mempercepat proses pencarian. (*/red)






