Residivis Dibekuk, Polisi Ungkap Pencurian Onderdil Bengkel di Padang

Penulis -

Minggu, 27 September 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang mengamankan residivis pencurian onderdil di Gurun Laweh, Kota Padang. (Foto: Polresta Padang)

Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang mengamankan residivis pencurian onderdil di Gurun Laweh, Kota Padang. (Foto: Polresta Padang)

Padang, Javanusa—Polisi menangkap seorang pria yang diduga mencuri onderdil dan peralatan sepeda motor dari sebuah kedai sekaligus bengkel di Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang mengungkap kasus tersebut setelah menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman itu, polisi melihat pelaku merusak gembok pintu sebelum masuk ke dalam bengkel. Ia kemudian mengambil berbagai suku cadang dan peralatan sepeda motor milik korban.

Pelaku memasukkan barang-barang tersebut ke dalam karung. Setelah itu, ia meninggalkan lokasi dan membawa hasil curiannya.

CCTV Jadi Petunjuk Polisi

Kasat Reskrim Polresta Padang melalui Kanit VI Buser, Iptu Adrian, membenarkan penangkapan tersebut. Keterangan itu disampaikan Ketua Tim 1 Klewang, Aipda Riki Andi Saputra, kepada awak media pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 21.10 WIB.

“Pelaku diduga masuk ke dalam kedai onderdil milik korban dengan cara merusak gembok,” ujar Aipda Riki Andi Saputra.

Menurutnya, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan. Polisi kemudian menelusuri identitas dan keberadaan pria tersebut.

Petugas akhirnya menemukan pelaku di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung. Polisi langsung mengamankannya untuk menjalani pemeriksaan.

“Aksi tersebut terekam CCTV yang berada di sekitar lokasi. Kemudian kami melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung,” tutur Aipda Riki Andi.

Penyidik juga mendalami dugaan bahwa pelaku telah menyiapkan aksinya. Dugaan itu muncul dari cara pelaku masuk dengan terlebih dahulu merusak gembok pintu.

Pelaku Mengaku Beraksi di Dua Lokasi

Pemeriksaan terhadap pelaku kemudian mengungkap fakta lain. Polisi menyebut pria tersebut merupakan residivis dalam kasus hukum serupa.

Baca Juga :  Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika, Aprilia Kuasai Tiga Besar

Dalam pemeriksaan, pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian sebanyak dua kali. Aksi tersebut berlangsung di lokasi yang berbeda.

“Kami masih mendalami pengakuan tersebut untuk memastikan apakah terdapat lokasi lain yang juga menjadi sasaran pelaku,” kata Aipda Riki Andi.

Karena itu, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain.

Onderdil Curian Dijual ke Penampung

Polisi juga menelusuri aliran barang hasil pencurian. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku tidak menggunakan onderdil tersebut untuk kepentingan pribadi.

Pelaku mengaku menjual barang curian kepada seorang penampung besi rongsok di wilayah Padang Timur. Lokasi penampungan itu berada di sekitar kawasan pinggir kali.

“Berdasarkan keterangan pelaku kepada kami, onderdil yang dicuri kemudian dijual kepada salah satu penampung besi rongsok di kawasan Padang Timur, tepatnya di sekitar pinggir kali,” ungkap Aipda Riki Andi.

Polisi kini mendalami pihak yang diduga menerima barang hasil pencurian tersebut. Penyelidikan itu mencakup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penjualan barang curian.

Kerugian Korban Capai Rp28 Juta

Aksi pembobolan tersebut menimbulkan kerugian materi bagi pemilik bengkel. Polisi memperkirakan nilai berbagai komponen dan suku cadang yang hilang mencapai Rp28 juta.

Saat ini, pelaku telah berada dalam proses hukum. Penyidik masih memeriksa keterangannya untuk mengungkap kemungkinan tindak pidana lain.

“Saat ini, pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami keterangannya, termasuk kemungkinan adanya aksi pencurian lain serta pihak yang diduga menampung barang hasil kejahatan,” tegas Aipda Riki Andi. (*)

Berita Terkait

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal
Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang
Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib
Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin
Balita Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, 200 Meter dari Lokasi Awal

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru