Resmikan BLUD Tiga UPTD Peternakan Sumbar, Gubernur Mahyeldi Dorong Digitalisasi Layanan

Penulis -

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meresmikan BLUD untuk UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar, UPTD Ternak Unggas, dan UPTD BPTSB Tuah Sakato, Senin (19/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meresmikan BLUD untuk UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar, UPTD Ternak Unggas, dan UPTD BPTSB Tuah Sakato, Senin (19/1/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meresmikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar, UPTD Ternak Unggas, dan UPTD Balai Pembibitan Ternak dan Semen Beku (BPTSB) Tuah Sakato, Senin (19/1/2026).

Peresmian dipusatkan di UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar, Kota Padang. Langkah ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi Pemprov Sumbar untuk meningkatkan kualitas layanan publik di sektor peternakan dan kesehatan hewan.

Pemprov menargetkan pola layanan yang lebih profesional, adaptif, dan berbasis kinerja. Model BLUD juga memberi fleksibilitas pengelolaan keuangan bagi unit layanan.

Gubernur Mahyeldi menegaskan, penerapan BLUD harus diikuti dengan perubahan budaya kerja birokrasi. Menurutnya, unit layanan tidak boleh lagi kaku dan lamban dalam merespons kebutuhan publik. BLUD dituntut lebih mandiri, inovatif, dan berorientasi hasil.

“BLUD memberikan ruang bagi unit layanan untuk lebih profesional. Namun, keleluasaan ini harus dijawab dengan prestasi kerja yang terukur,” kata Mahyeldi.

Ia menekankan pentingnya kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Indikator keberhasilan BLUD harus berbasis kepuasan publik dan kinerja keuangan.

Dorong Digitalisasi Rumah Sakit Hewan Sumbar

Mahyeldi meminta UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar dikembangkan sebagai ikon layanan publik modern. Ia mendorong penerapan sistem pendaftaran dan rekam medis berbasis aplikasi. Langkah ini penting untuk efisiensi layanan dan transparansi pendapatan.

“Dengan sistem digital, layanan bisa setara standar profesional. Rumah Sakit Hewan juga dapat mengelola pendapatan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Digitalisasi diharapkan mempercepat proses layanan dan memperluas jangkauan pengguna. Pemprov juga menargetkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan veteriner.

Untuk UPTD Ternak Unggas, Mahyeldi menekankan pentingnya penguatan hilirisasi. Ia meminta unit tersebut tidak hanya memproduksi bibit unggas. UPTD juga didorong mengembangkan pakan berkualitas dengan harga kompetitif.

Baca Juga :  Transformasi Digital Daerah Menguat, Pemprov Sumbar Raih Apresiasi Bank Indonesia Award 2025

Pengembangan pakan diarahkan melalui kemitraan dengan pihak ketiga. Pola kerja sama ini diharapkan menekan biaya produksi peternak lokal. Pemprov menargetkan penguatan ekosistem peternakan unggas di Sumbar.

Mahyeldi juga mendorong pemanfaatan teknologi produksi di BPTSB Tuah Sakato, Payakumbuh. Salah satu teknologi prioritas adalah sexing pada semen beku. Teknologi ini membantu peternak menyesuaikan kebutuhan jenis kelamin ternak.

Selain itu, fleksibilitas BLUD diminta dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran ke luar daerah. Langkah ini penting untuk meningkatkan skala usaha.

Mahyeldi menyebut, hingga Januari 2026 jumlah BLUD di Sumbar telah mencapai 55 unit. BLUD tersebut berkontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan peningkatan PAD tidak boleh membebani masyarakat.

“PAD tidak dinaikkan lewat tarif setinggi-tingginya. Kuncinya efisiensi operasional dan inovasi unit usaha,” tegasnya.
Ia menargetkan BLUD sektor peternakan menjadi motor ekonomi daerah. Pemprov juga menyiapkan penguatan tata kelola dan pengawasan kinerja.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Sukarli, menyampaikan UPTD Rumah Sakit Hewan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi nasional.

Kolaborasi ini untuk peningkatan mutu pelayanan medis dan SDM. Kerja sama juga mencakup penerapan teknologi kesehatan hewan terkini.

Sukarli menyebut, target PAD Rumah Sakit Hewan pada 2025 sebesar Rp1,7 miliar. Proyeksi terbaru menunjukkan angka tersebut naik menjadi Rp2,4 miliar. Kenaikan dipicu meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan.

“BLUD Rumah Sakit Hewan memiliki nilai strategis. Kami arahkan menjadi pusat rujukan layanan kesehatan hewan di Sumbar,” ujar Sukarli.

Ia optimistis unit ini akan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pemprov menargetkan penguatan layanan rujukan veteriner di wilayah barat Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB