Padang, Javanusa—Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Padang.
Hal ini terlihat dalam aksi bersih-bersih massal yang digelar di kawasan wisata Pantai Padang, Sabtu (2/8/2025) pagi.
Kegiatan yang melibatkan ribuan warga dari lintas suku, agama, pelajar, hingga ASN dan komunitas itu diawali dengan senam bersama dan pembacaan doa oleh perwakilan dari berbagai agama.
Nuansa harmoni dan toleransi pun terasa begitu kental. Memperlihatkan keberagaman di Ranah Minang senantiasa terjaga dengan baik.
Aksi ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam aksi kolaboratif ini.
“Kegiatan ini wujud kepedulian dan kolaborasi warga menjaga kebersihan Pantai Padang, ikon wisata kebanggaan bersama. Kita patut bangga, karena meskipun berbeda keyakinan, suku dan budaya masyarakat tetap bersatu demi tujuan yang mulia,” ujar Maigus.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi cerminan Kota Padang adalah milik bersama. Semua pihak harus menjaga dan merawatnya tanpa memandang latar belakang.
“Semangat toleransi dan gotong royong ini menjadi kekuatan kita bersama dalam membangun kota yang bersih, sehat, dan ramah untuk semua kalangan,” tambah Maigus Nasir.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Prof. Salmadanis menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga harmoni dan lingkungan.
“Persatuan tidak hanya dalam seremoni kenegaraan. Tapi juga dalam tindakan sederhana seperti menjaga kebersihan bersama. Ini membuktikan toleransi di Padang bukan sekadar slogan, tapi nyata dalam aksi,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, Kepala Kantor Kemenag Padang, Edy Oktafiandi.
Plh Sekda Kota Padang, Corri Saidan, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Padang. (*/red)






