RSUD Mohammad Natsir Jalani Penilaian Akreditasi, Mahyeldi Dorong Pertahankan Predikat Paripurna

Penulis -

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi saat mengikuti pembukaan penilaian akreditasi RSUD Mohammad Natsir secara daring, Kamis (15/10/2026). (Foto: Adpsb)

Gubernur Mahyeldi saat mengikuti pembukaan penilaian akreditasi RSUD Mohammad Natsir secara daring, Kamis (15/10/2026). (Foto: Adpsb)

Solok, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mendorong RSUD Mohammad Natsir Solok mempertahankan akreditasi Paripurna dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Ia berharap proses penilaian akreditasi menjadi momentum bagi rumah sakit untuk memperkuat keselamatan pasien, meningkatkan mutu layanan, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Mahyeldi menyampaikan harapan tersebut saat mengikuti pembukaan penilaian akreditasi RSUD Mohammad Natsir secara daring pada Kamis (15/10/2026).

Tim surveior dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) melaksanakan penilaian bersama Kementerian Kesehatan RI.

Menurut Mahyeldi, sektor kesehatan memegang peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

Karena itu, rumah sakit perlu mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Keberhasilan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat. Keramahan serta kepedulian tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menyoroti posisi strategis RSUD Mohammad Natsir sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Padang Panjang, dan sejumlah daerah lainnya.

Selain melayani pasien rujukan, rumah sakit tersebut memiliki peran penting karena lokasinya berada di jalur lintas Sumatera.

Posisi ini membuat RSUD Mohammad Natsir turut mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah.

Penilaian Akreditasi Jadi Momentum Evaluasi

Mahyeldi berharap proses akreditasi memberikan gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan dan pengelolaan rumah sakit.

Evaluasi tersebut juga diharapkan membantu manajemen mempertahankan capaian yang sudah baik serta memperbaiki aspek yang masih membutuhkan peningkatan.

“Kita berharap proses ini memberikan masukan yang konstruktif, sehingga peningkatan mutu pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Mahyeldi.

Baca Juga :  Penyebab Bersin Terus-Menerus dan Cara Efektif Mengatasinya

Sementara itu, Ketua Tim Surveior LARS DHP, dr. Rini Susilowati, M.Kes, M.M, M.H, FISQua, mengapresiasi dukungan Gubernur Sumbar terhadap pelaksanaan penilaian tersebut.

Menurut Rini, dukungan kepala daerah dapat memotivasi jajaran rumah sakit dan tim surveior untuk menjalankan evaluasi secara optimal.

Tim tidak hanya menilai pemenuhan standar, tetapi juga memberikan arahan dan bimbingan kepada rumah sakit.

Evaluasi Mencakup Rekam Medis Elektronik

Rini menjelaskan, penilaian mencakup pemenuhan standar mutu dan keselamatan pasien, kepatuhan terhadap program nasional, serta peningkatan kualitas pelayanan.

Tim surveior juga mengevaluasi penerapan rekam medis elektronik di RSUD Mohammad Natsir.

Rangkaian penilaian dimulai dengan pemeriksaan dokumen secara daring pada Kamis (15/10/2026).

Tim kemudian melanjutkan evaluasi melalui kunjungan langsung ke RSUD Mohammad Natsir di Solok pada Minggu (18/10/2026).

Tim surveior terdiri atas dr. Rini Susilowati sebagai ketua, dr. Hendrianto, M.Ked (PA), Sp.PA, dan Ns. Yulia, S.Kep., FISQua

Mereka mengevaluasi sejumlah aspek penting, mulai dari tata kelola rumah sakit dan pelayanan pasien hingga manajemen fasilitas.

Penilaian juga meliputi pencegahan dan pengendalian infeksi, pengelolaan rekam medis, serta penerapan keselamatan pasien.

Melalui proses ini, Pemerintah Provinsi Sumbar berharap RSUD Mohammad Natsir mampu mempertahankan predikat akreditasi Paripurna yang telah diraih sebelumnya.

Rumah sakit tersebut juga diharapkan terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Curhat Online Bisa Bantu Redakan Beban Pikiran, Tapi Waspadai 5 Hal Ini
6 Ciri-Ciri Radang Tenggorokan yang Perlu Diwaspadai, Kenali Gejalanya
5 Kesalahan Menggunakan Obat Jerawat Alami yang Bisa Merusak Kulit
Penyebab Bersin Terus-Menerus dan Cara Efektif Mengatasinya
6 Layanan Estetik yang Populer, Bagaimana Hukum Halalnya Menurut Islam?
5 Gerakan Leg Day Gym untuk Pemula, Lengkap dengan Tips Mengatasi Nyeri Otot
Tak Hanya Mempercantik Ruangan, Ini 5 Manfaat Bunga Tulip yang Jarang Diketahui
Kenali 7 Ciri Penyakit Jantung pada Wanita, Jangan Abaikan Gejala Awalnya

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Film GJLS: Berapi-Api Tayang 5 November 2026, Aksi Kocak Tiga Sahabat Jadi Petugas Damkar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sinopsis Film The Doll Ghawiah, Teror Boneka Misterius yang Menghantui Keluarga di Bandung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Album Debut Tailwhip Leftover Miscellaneously Placed Angst, Ceritakan Sisi Lain Kehidupan Bintaro

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Mawar de Jongh Rilis Single Oh Semoga, Ajak Pendengar Menikmati Kebahagiaan Saat Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:46 WIB

4 Film Indonesia Tayang 15 Oktober 2026, dari Komedi Politik hingga Horor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:16 WIB

SautKat Rilis EP Perdana Meledak!, Hadirkan Enam Lagu dengan Cerita Emosional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:18 WIB

KRTM Rilis Single Ini Belum Selesai Bersama Chika Olivia, Album Perdana Segera Hadir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Syasya Rilis Single Kawan Tampan, Cerita tentang Gebetan yang Sulit Digapai

Berita Terbaru