Rumah Gadang Terancam Ambruk, Pemprov Sumbar Siapkan Anggaran Pemugaran dan Dokumentasi Sejarah

Penulis -

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. (Foto: ADPSB)

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Rumah Gadang di Sumatera Barat terancam ambruk dan rusak berat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan langkah konkret untuk menyelamatkan bangunan adat Minangkabau tersebut melalui program pemugaran dan dokumentasi sejarah.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengungkapkan banyak Rumah Gadang dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan, sejumlah bangunan hampir roboh karena usia dan minim perawatan.

“Banyak banget Rumah Gadang yang sudah ambruk, hampir hancur,” kata Vasko dalam rapat bersama Dinas Kebudayaan Sumbar, beberapa waktu lalu.

Vasko menegaskan, Rumah Gadang bukan sekadar bangunan fisik. Ia menyebutnya sebagai simbol sejarah dan identitas masyarakat Minangkabau.

Karena itu, Pemprov Sumbar mulai membahas alokasi anggaran khusus untuk pemugaran. Pemerintah akan memilih sejumlah Rumah Gadang yang dinilai prioritas untuk diperbaiki.

Libatkan TAPD dalam Penyediaan Anggaran

Vasko meminta dukungan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar menyisihkan dana khusus pelestarian bangunan bersejarah. Menurut dia, langkah ini mendesak agar kerusakan tidak semakin meluas.

“Nanti kita sisihkan anggaran, kita pilih Rumah Gadang yang prioritas,” ujarnya.

Ia juga meminta Dinas Kebudayaan Sumbar segera melakukan pemetaan dan plotting bangunan yang membutuhkan penanganan cepat.

Renovasi Disertai Storytelling Sejarah

Pemprov Sumbar tidak ingin pemugaran berhenti pada perbaikan fisik. Vasko menekankan pentingnya dokumentasi sejarah di setiap Rumah Gadang yang dipugar.

“Renovasi jangan hanya sekadar diperbaiki, tapi juga dibuat historical-nya, ada storytelling di situ,” katanya.

Ia mencontohkan, banyak Rumah Gadang menyimpan kisah ninik mamak yang membangunnya. Bahkan, ada bangunan yang memiliki catatan sejarah seperti pernah dibakar pada masa kolonial Belanda.

Seluruh cerita tersebut dinilai penting untuk didokumentasikan sebagai sumber edukasi bagi generasi muda.

Peran Sentral Rumah Gadang dalam Adat Minangkabau

Dalam adat Minangkabau, Rumah Gadang berfungsi sebagai pusat kehidupan kaum. Di dalamnya berlangsung musyawarah, pengambilan keputusan adat, hingga kegiatan keluarga besar.

Baca Juga :  Bulan Sabit Merah UEA Siap Bantu Pulihkan Infrastruktur 

Bangunan ini juga mencerminkan sistem sosial Minangkabau yang menganut garis keturunan matrilineal. Karena itu, kerusakan Rumah Gadang tidak hanya berdampak pada fisik bangunan, tetapi juga identitas budaya masyarakat nagari.

Komitmen Pemprov Sumbar diharapkan mampu menjaga keberlanjutan warisan budaya Minangkabau. Upaya ini sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai daerah yang kaya sejarah dan tradisi. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru