Padang, Javanusa—Satu unit rumah di Kompleks Wisma Indah III, Blok H12, RT 002/RW 004, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, ludes terbakar pada Rabu (22/7/2026) sore.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh Muhammad Haekal Rizqullah (25). Ia melihat api disertai kepulan asap muncul dari dalam rumah.
Mengetahui kondisi tersebut, ia segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Damkar Padang dan petugas segera menuju lokasi.
Delapan Bangunan Sempat Terancam
Rumah yang terbakar diketahui milik Ermiati N (78), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tidak ada pula warga yang harus mengungsi.
Meski demikian, kobaran api sempat mengancam delapan bangunan di sekitarnya dengan luas area terdampak sekitar 1.500 meter persegi. Berkat respons cepat petugas, aset yang diperkirakan bernilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan dari amukan api.
Jalan Sempit Jadi Tantangan Pemadaman
Proses pemadaman menghadapi kendala karena akses menuju lokasi cukup sempit. Selain itu, permukiman yang padat dengan jarak antarrumah berdekatan meningkatkan risiko api menjalar ke bangunan lain.
Meski menghadapi hambatan tersebut, petugas berhasil membatasi penyebaran api sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.
Damkar Kerahkan Lima Armada dan 75 Personel
Untuk mengatasi kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan lima unit armada dengan dukungan 75 personel.
Akibat insiden tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan berat dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak berwenang. (*)






