Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang kembali menghadirkan Padang Great Sale sebagai rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) ke-356.
Program belanja dengan potongan harga ini berlangsung sepanjang Agustus 2025, mulai dari tanggal 1 hingga 31.
Asisten II Setdako Padang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Didi Aryadi, menyampaikan kegiatan ini melibatkan banyak pihak dan memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat.
“Perayaan HJK tahun ini bukan sekadar hiburan. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata melalui potongan harga dan kolaborasi luas dengan pelaku usaha,” ujarnya saat rapat koordinasi di Aula Dinas Perdagangan, Rabu (9/7/2025).
Didi menambahkan, antusiasme para pelaku usaha pada pelaksanaan tahun lalu cukup tinggi. Hal itu diyakini menjadi pemicu peningkatan transaksi dan daya beli masyarakat.
“Dengan berbagai penawaran menarik, masyarakat terdorong untuk berbelanja. Ini adalah peluang bagi pelaku usaha, sekaligus upaya memperkuat citra Kota Padang melalui kegiatan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Rangkaian Kegiatan HJK 2025
Selain Padang Great Sale, Pemko Padang juga menyiapkan sejumlah iven skala lokal hingga nasional. Beberapanya adalah Padang Fashion Summit, Padang Expo, Pawai Telong-Telong, hingga iven Dunia Melayu Dunia Islam.
Tak hanya itu, Kota Padang juga menjadi tuan rumah Indonesia Creative Cities Network (ICCN) yang akan diikuti lebih dari 200 kota kreatif se-Indonesia.
“Tahun ini kita usung tagline Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City dengan tema Rasa yang Mengikat, Warisan yang Menghidupkan. Ini sejalan dengan upaya Padang menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO,” kata Didi.
Diskon Sesuai Usia Kota Padang
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Syahendri Barkah, menyampaikan bahwa angka diskon akan disesuaikan dengan usia kota. Beberapa pilihan diskon antara lain 3,56 persen, 35,6 persen, atau bentuk lainnya yang menarik minat pembeli.
“Di tengah tren belanja daring, Padang Great Sale kami harapkan jadi solusi belanja langsung dengan harga terjangkau. Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap UMKM dan ritel lokal,” tuturnya.
Hadir dalam rapat ini Dirut Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) Alvino Martha, perwakilan PDAM, pelaku usaha ritel, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (*/red)






