Padang, Javanusa—Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengingatkan jemaah haji agar menjaga kemabruran setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Sekda Arry menyampaikan pesan tersebut saat menyambut kedatangan 390 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Padang di Aula Asrama Haji Embarkasi/Debarkasi Padang, Rabu (3/6/2026) malam.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumbar, unsur Forkopimda, Wali Kota Padang, serta pimpinan instansi terkait yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah.
Kemabruran Haji Harus Tercermin dalam Kehidupan Sehari-hari
Menurut Arry, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual ke Tanah Suci. Lebih dari itu, nilai-nilai haji harus tercermin dalam sikap, akhlak, dan kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita melaksanakan ibadah haji bukan semata-mata untuk memperoleh gelar haji atau hajjah. Sebutan itu hendaknya menjadi pengingat bahwa kita telah menunaikan rukun Islam kelima dan harus terus meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT,” kata Arry didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma.
Ia menjelaskan kemabruran haji tidak hanya diukur dari keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Kemabruran, menurutnya, justru terlihat saat jemaah kembali ke daerah asal dan menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Mabrur dan mabrurah tidak hanya saat berada di Tanah Suci. Kemabruran itu tercermin dari perilaku, akhlak, kepedulian sosial, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat setelah pulang dari haji,” ujarnya.
Arry berharap semangat ibadah yang tumbuh selama berada di Makkah dan Madinah dapat terus terjaga. Ia mengajak para jemaah menjadikan pengalaman spiritual selama berhaji sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdian di tengah masyarakat.
Jemaah Haji Agar Menjadi Teladan
Lebih lanjut, Arry meminta para jemaah menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, jemaah haji memiliki tanggung jawab moral untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kami berharap bapak dan ibu menjadi agen perubahan, mengajak kepada kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta memberikan contoh yang baik di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Arry juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mengawal dan melayani jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas kloter, PPIH, PHD, tenaga kesehatan, serta semua pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. Semoga seluruh pengabdian ini menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” ujarnya.
Doa untuk Jemaah yang Masih Dirawat
Arry turut mengajak seluruh hadirin mendoakan satu jemaah asal Kota Padang yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi sehingga belum dapat kembali bersama rombongan Kloter 1.
“Kita doakan jemaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas melaksanakan prosesi serah terima jemaah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Setelah penyambutan selesai, Pemerintah Kota Padang menerima jemaah Kloter 1 untuk dipulangkan ke rumah masing-masing.
Kepulangan kloter perdana ini menandai dimulainya rangkaian pemulangan ribuan jemaah haji asal Sumatera Barat dan Bengkulu yang telah menuntaskan ibadah haji 1447 Hijriah di Tanah Suci. (*/red)






