Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan langkah terpadu menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui peningkatan kesiapsiagaan lintas organisasi perangkat daerah.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 200.1/984/SE/Kesbangpol-Pdg/2025 yang diterbitkan pada 23 Desember 2025.
Surat edaran tersebut bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Nataru. Pemko Padang Sambut Nataru 2026 dengan pendekatan pencegahan risiko dan penguatan koordinasi lapangan.
Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan seluruh OPD terkait meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan.
Perangkat daerah yang dilibatkan antara lain BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Camat dan lurah diminta mengaktifkan posko pengaduan masyarakat di wilayah masing-masing. Langkah ini untuk mempercepat respons terhadap gangguan keamanan maupun kondisi darurat.
Pengamanan dan Ketertiban Umum
Satpol PP diminta berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan patroli rutin. Patroli difokuskan pada pusat keramaian, tempat ibadah, dan lokasi wisata.
Pemko Padang juga mengimbau masyarakat menjaga toleransi antarumat beragama. Penggunaan petasan dan kembang api dilarang karena berpotensi menimbulkan kebakaran dan korban jiwa.
Pemko Padang mengajak masyarakat meningkatkan empati sosial. Imbauan ini disampaikan mengingat sebagian wilayah masih terdampak banjir dan longsor.
Masyarakat diminta tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan. Pemko mendorong kegiatan keagamaan seperti doa bersama sebagai alternatif perayaan.
Rekayasa Lalu Lintas dan Transportasi
Dinas Perhubungan bersama kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas. Langkah ini dilakukan di titik rawan kemacetan selama libur Nataru.
Pengawasan kelayakan armada angkutan umum juga diperketat. Pemantauan penerangan jalan umum dan rambu lalu lintas turut dioptimalkan.
Layanan Kesehatan dan Kebersihan
Dinas Kesehatan diminta mengoptimalkan layanan gawat darurat. Fasilitas kesehatan siaga 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan kasus.
Masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan.
Lokasi wisata dan pusat keramaian menjadi perhatian utama.
Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi
BPBD Kota Padang meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
Ancaman banjir, longsor, dan gelombang tinggi meningkat seiring curah hujan.
“BPBD bersama masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” bunyi salah satu poin surat edaran tersebut.
Stabilisasi Harga Pangan
Dinas Perdagangan serta Dinas Perikanan dan Pangan akan menggelar operasi pasar. Gerakan pangan murah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Distribusi bahan pokok juga menjadi perhatian.
Dinas Perhubungan memastikan kelancaran logistik selama libur Nataru.
Melalui kebijakan ini, Pemko Padang berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga. (*/red)






