Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Penulis -

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian BBM dan LPG 3 Kilogram melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU Payakumbuh, Rabu (7/10/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Satgas Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian BBM dan LPG 3 Kilogram melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU Payakumbuh, Rabu (7/10/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Satgas Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian BBM dan LPG 3 Kilogram menemukan pola pengisian BBM berulang oleh sejumlah kendaraan saat melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU Payakumbuh, Rabu (7/10/2026).

Temuan itu menjadi perhatian karena kendaraan yang sama diduga rutin mengantre untuk mengisi BBM hampir setiap hari. Meski volume pengisian tidak melampaui kuota harian, frekuensi tersebut dinilai tidak lazim.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh, A. Arifianto, mengatakan pola tersebut perlu mendapat pengawasan lebih lanjut untuk memastikan BBM bersubsidi tersalurkan sesuai ketentuan.

“Volume pengisian kendaraan memang tidak melebihi batas kuota harian yang ditetapkan. Namun, frekuensi pengisian setiap hari ini perlu menjadi perhatian karena dinilai tidak wajar dan tidak sesuai dengan intensitas pemakaian normal,” kata Arifianto.

Satgas Awasi Pola Pengisian BBM

Sidak tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta untuk memastikan masyarakat memperoleh hak atas energi bersubsidi.

Tim gabungan melibatkan Pemerintah Kota Payakumbuh, DPRD Kota Payakumbuh, Polres Payakumbuh, Kodim 0306/50 Kota, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, serta Pengadilan Negeri Payakumbuh.

Menurut Arifianto, pola pengisian setiap hari menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati petugas di lapangan.

“Kalau tangki kendaraan sudah penuh, secara normal tidak setiap hari kembali mengisi. Pola pengisian seperti ini yang perlu kami awasi,” ujarnya.

Karena itu, Satgas mencatat temuan tersebut sebagai bahan evaluasi distribusi BBM jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

Pengawasan tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai regulasi sekaligus mencegah potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Pasokan BBM Payakumbuh Masih Aman

Di tengah temuan pola pengisian berulang, Satgas memastikan ketersediaan pasokan BBM di Payakumbuh masih mencukupi.

Baca Juga :  Pj Ketua Dekranasda Padang Dorong IKM Tingkatkan Daya Saing di Era Digital

Hasil pemantauan tidak menunjukkan adanya persoalan kuota yang berpotensi mengganggu pasokan BBM bagi masyarakat secara umum.

Meski demikian, Satgas meminta pengelola SPBU memperbaiki pengaturan antrean agar pelayanan kepada konsumen berlangsung lebih tertib.

“SPBU kami minta menindaklanjuti sistem pengaturan antrean dan memastikan petugas yang mengatur antrean tersedia, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih tertib,” kata Arifianto.

Selain mengatur antrean, pengelola SPBU juga diminta aktif memantau kondisi di lapangan. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi indikasi penyimpangan serta mengurangi keluhan masyarakat terkait antrean panjang.

SPBU Diminta Tindak Lanjuti Aduan BBM

Dalam sidak yang sama, Satgas turut menyoroti laporan mengenai material menyerupai semen yang ditemukan di dalam tangki BBM dan sempat meresahkan warga Payakumbuh.

Arifianto mengatakan pihak SPBU telah menyatakan kesiapan menerima laporan masyarakat terkait persoalan tersebut.

“Laporan mengenai semen dalam BBM sudah ada di Payakumbuh. Pihak SPBU siap menerima pengaduan dan meneruskannya kepada Pertamina untuk dilakukan pengecekan serta klarifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan teknis dan penelusuran penyebab insiden tersebut menjadi kewenangan pihak terkait, terutama Pertamina.

Satgas, kata Arifianto, akan tetap menjalankan pengawasan terhadap distribusi BBM. Tim juga akan menindaklanjuti laporan masyarakat dan temuan yang muncul selama pemantauan di lapangan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat maupun temuan di lapangan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru