Padang, Javanusa—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan 11 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat patroli pengawasan di sejumlah titik keramaian dan fasilitas umum, Sabtu sore (9/5/2026).
PMKS yang terjaring terdiri dari pengemis, anak jalanan, gelandangan, pak ogah, manusia silver, hingga badut jalanan. Aktivitas mereka dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan.
Patroli dimulai pukul 16.00 WIB. Kabid Tibum Satpol PP Padang Eka Putra Irwandi memimpin kegiatan tersebut bersama Kasi Operasi Harvi Dasnoer dan jajaran Pleton RGC.
Petugas menyisir sejumlah kawasan yang kerap menjadi lokasi aktivitas PMKS dan pelanggaran ketertiban umum.
Beberapa titik yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan RTH Imam Bonjol, Taspen, Universitas Negeri Padang (UNP), Unsyika, Tabing, Lumin, hingga Simpang Alai.
Dari hasil patroli itu, petugas mengamankan 11 PMKS dari berbagai lokasi. Mereka terdiri dari perempuan, laki-laki dewasa, hingga anak-anak yang beraktivitas di persimpangan jalan dan fasilitas umum.
PMKS Diamankan dari Berbagai Lokasi
Petugas mengamankan dua orang ibu dan anak di kawasan RTH Imam Bonjol. Selain itu, satu perempuan diamankan di kawasan Taspen dan satu laki-laki di kawasan UNP.
Selanjutnya, petugas mengamankan satu laki-laki di kawasan Unsyika. Di kawasan Tabing, petugas menjaring dua orang yang terdiri dari satu laki-laki dewasa dan satu anak-anak.
Sementara itu, dua orang diamankan di kawasan Lumin yang terdiri dari satu orang dewasa dan satu anak-anak. Petugas juga mengamankan dua perempuan di kawasan Simpang Alai.
Seluruh PMKS yang terjaring kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Padang untuk menjalani pendataan dan pembinaan lebih lanjut.
Satpol PP Pastikan Pengawasan Rutin
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan pihaknya akan terus melaksanakan patroli pengawasan secara rutin guna menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
“Pengawasan terhadap aktivitas yang mengganggu ketertiban umum akan terus kami lakukan secara humanis dan persuasif. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum agar tetap tertib, aman dan nyaman,” ujarnya. (*/red)






