Satpol PP Padang Tegur PKL di Batang Arau, Pedagang Diminta Patuhi Aturan

Penulis -

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Padang memberikan surat teguran dan pemahaman secara persuasif kepada PKL yang berjualan di atas trotoar kawasan Batang Arau, Sabtu malam (22/8/2026). (Foto: Dok. Humas Satpol PP Padang)

Petugas Satpol PP Padang memberikan surat teguran dan pemahaman secara persuasif kepada PKL yang berjualan di atas trotoar kawasan Batang Arau, Sabtu malam (22/8/2026). (Foto: Dok. Humas Satpol PP Padang)

Padang, Javanusa—Satpol PP Kota Padang menegur sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan area rumput taman kawasan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu malam (22/8/2026).

Petugas memilih pendekatan persuasif dengan memberikan surat teguran sekaligus mengundang pedagang untuk mengikuti pembinaan.

Petugas menemukan aktivitas perdagangan yang menggunakan fasilitas publik di kawasan Batang Arau. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi ruang bagi pejalan kaki dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

Satpol PP menilai trotoar dan ruang hijau memiliki fungsi yang harus tetap terjaga. Karena itu, penataan dilakukan untuk memastikan fasilitas tersebut dapat digunakan masyarakat secara aman dan nyaman.

Selain surat teguran, petugas juga memberikan surat panggilan kepada para pedagang. Mereka diminta menghadiri pertemuan bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Padang.

Pertemuan tersebut akan menjadi ruang sosialisasi mengenai aturan berjualan di ruang publik. Pedagang juga akan memperoleh penjelasan tentang batasan aktivitas usaha yang diperbolehkan.

Satpol PP Kedepankan Pembinaan

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Padang, Eka Putra Irwandi, mengatakan petugas belum langsung mengambil tindakan penertiban.

Menurutnya, teguran menjadi tahap awal untuk memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai aturan penggunaan fasilitas umum.

“Kita tidak serta-merta melakukan tindakan penertiban. Para pedagang kita berikan teguran dan pemahaman terlebih dahulu agar mereka mengetahui batasan-batasan dalam berjualan. Trotoar dan fasilitas taman merupakan fasilitas umum yang harus dijaga dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan berdagang yang mengganggu fungsi utamanya,” tegas Eka Putra Irwandi.

Eka mengatakan penataan kawasan Batang Arau akan terus mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis. Pemerintah daerah tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama kegiatan tersebut berjalan sesuai aturan.

Baca Juga :  Tak Dapat Tunjukkan KTP, Tiga Perempuan Diamankan saat Razia Hiburan Malam di Padang
Pedagang Diminta Tidak Kembali ke Trotoar

Eka berharap para PKL memahami tujuan penataan kawasan tersebut. Pemerintah tidak ingin membatasi masyarakat mencari penghasilan, tetapi perlu menjaga agar aktivitas perdagangan tidak mengurangi hak pengguna fasilitas publik.

“Kita berharap para pedagang dapat memahami bahwa penataan ini bukan untuk menghambat masyarakat dalam mencari nafkah, tetapi bagaimana aktivitas berdagang tetap bisa berjalan tanpa mengambil hak masyarakat lainnya atas fasilitas umum. Karena itu, kita mengundang mereka untuk berdiskusi bersama PPNS agar mendapatkan penjelasan yang lebih jelas mengenai ketentuan yang diperbolehkan,” ujar Eka menambahkan.

Sebagai tindak lanjut, Satpol PP Kota Padang meminta seluruh PKL mematuhi arahan petugas. Pedagang juga diminta tidak kembali menggunakan trotoar dan area rumput taman sebagai lokasi berjualan.

Pengawasan akan berlangsung secara berkelanjutan. Satpol PP juga akan melanjutkan pembinaan secara bertahap untuk menjaga ketertiban, estetika, serta kenyamanan kawasan Batang Arau sebagai ruang publik. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru