Satu-satunya Kepala Daerah di GSDC 2026, Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Hadapi Bencana Hidrometeorologi  

Penulis -

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu-satunya Kepala Daerah di GSDC 2026, Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Satu-satunya Kepala Daerah di GSDC 2026, Fadly Amran Paparkan Strategi Padang Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Tangerang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran tampil sebagai salah satu keynote speaker dalam kegiatan Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/6/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Fadly menjadi satu-satunya kepala daerah yang mendapat kesempatan memaparkan pengalaman Kota Padang dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

Pada sesi diskusi yang dipandu Dekan City University of Hong Kong, Benjamin Horton, Fadly Amran diminta menjelaskan praktik terbaik atau best practice Kota Padang dalam menangani bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang 2025.

Kolaborasi dan Kesiapsiagaan Jadi Kunci

Dalam paparannya, Fadly menegaskan keberhasilan Kota Padang menghadapi berbagai bencana hidrometeorologi tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor serta kesiapsiagaan yang dibangun secara berkelanjutan.

“Kolaborasi semua pihak, mulai dari Kelompok Siaga Bencana (KSB), TNI-Polri, hingga sektor swasta. Serta kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Kota Padang dalam menghadapi bencana,” ujar Fadly.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan kalangan akademisi dalam menyusun kebijakan yang berbasis data dan kajian ilmiah.

“Kolaborasi bersama para akademisi menjadi bagian penting untuk menyiapkan scientific based policy,” katanya.

Dukungan Anggaran untuk Penanganan Bencana

Fadly menjelaskan Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana melalui dukungan anggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp371,85 miliar untuk mendukung penanganan bencana hidrometeorologi di Kota Padang.

Ia menambahkan, strategi penanganan bencana di Kota Padang dibagi ke dalam empat tahapan utama. Tahapan tersebut meliputi penanganan tanggap darurat, rehabilitasi, rekonstruksi, serta peningkatan kesiapsiagaan secara berkelanjutan.

Akademisi Soroti Fenomena Siklon Tropis Senyar

Dalam forum yang sama, Assistant Professor City University of Hong Kong, Jung Eun Chu, menyoroti dampak Siklon Tropis Senyar yang terjadi di Kota Padang dan sejumlah wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga :  High Heels Tetap Cantik Dipakai, Ini Cara Mencegah Nyeri dan Cedera Kaki

Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan kondisi yang berada di luar pola yang lazim terjadi sehingga menarik perhatian kalangan peneliti.

“Apa yang terjadi di Kota Padang khususnya dan kawasan Asia Tenggara ketika Siklon Tropis Senyar benar-benar di luar kewajaran. Para peneliti sedang meneliti hal tersebut,” ujarnya.

Selain Jung Eun Chu, sesi diskusi juga menghadirkan Peipei Chen dan Ping Han yang merupakan Assistant Professor dari City University of Hong Kong.

Pentingnya Pengelolaan Data Kebencanaan

Peipei Chen menekankan pentingnya pengelolaan data dalam setiap tahapan penanganan bencana. Menurutnya, pemanfaatan data yang tepat dapat mempercepat proses pengambilan keputusan ketika bencana terjadi.

“Cara mengelola data dalam penanganan bencana sangat penting. Utamanya dengan memperhatikan tren data sebelum bencana terjadi. Sehingga penanganan saat bencana berlangsung dapat dilakukan lebih cepat dan terukur, seperti yang diterapkan di Kota Padang,” kata Peipei Chen.

Forum GSDC 2026 menjadi wadah pertukaran pengalaman dan gagasan antara akademisi, peneliti, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan menghadapi perubahan iklim serta risiko bencana. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB