SBN Jadi Instrumen Investasi Aman, Pemerintah Perkuat Edukasi Publik

Penulis -

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat Rapat Paripurna DPR terkait RUU Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBN (RUU P2APBN) 2024, Selasa (15/7). (Foto: Kemenkeu)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat Rapat Paripurna DPR terkait RUU Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBN (RUU P2APBN) 2024, Selasa (15/7). (Foto: Kemenkeu)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah terus mengelola Surat Berharga Negara (SBN) secara hati-hati sebagai bagian dari strategi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan hal ini saat menyampaikan tanggapan pemerintah dalam Rapat Paripurna DPR terkait RUU Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBN (RUU P2APBN) Tahun Anggaran 2024, Selasa (15/7/2025).

Menurut Sri Mulyani, SBN tidak seharusnya dipandang sebagai beban keuangan negara. Sebaliknya, ia mendorong masyarakat dan lembaga untuk melihat SBN sebagai salah satu instrumen investasi yang aman dan kredibel.

“SBN merupakan bagian penting dalam strategi pembiayaan APBN. Instrumen ini bukan beban, tetapi justru memberi manfaat sebagai sarana investasi,” ujar Menkeu.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan SBN telah menjadi pilihan investasi bagi berbagai lembaga keuangan seperti dana pensiun, asuransi, dan perbankan, termasuk oleh masyarakat umum.

Kepercayaan ini menunjukkan SBN tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga stabilitas jangka panjang.

“Banyak lembaga dan bahkan masyarakat kecil kini memegang SBN. Mereka membutuhkan instrumen yang stabil dan aman,” katanya.

Pemerintah Perluas Edukasi Investasi Lewat SBN

Untuk memperkuat peran SBN sebagai alat investasi nasional, pemerintah akan terus melakukan edukasi publik.

Melalui peningkatan literasi, masyarakat diharapkan makin memahami pentingnya berinvestasi pada instrumen yang dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah membangun kepercayaan publik serta menjaga kesehatan fiskal nasional secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen memperluas edukasi agar masyarakat semakin yakin bahwa SBN adalah instrumen yang bernilai dan dapat diandalkan,” tutup Menkeu. (*/red)

Sumber: Kemenkeu

Baca Juga :  Dinas Sosial Padang Tangani Lansia Terlantar

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru