Javanusa.com—Kabar baik datang bagi tim nasional Skotlandia menjelang laga pembuka mereka di Piala Dunia FIFA 2026.
Gelandang andalan Scott McTominay dipastikan dalam kondisi siap bermain setelah sempat mengalami gangguan pencernaan yang memunculkan kekhawatiran di kalangan pendukung.
Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya harus melakukan perjalanan terpisah menuju Boston untuk mengurangi risiko penyebaran virus kepada anggota skuad lainnya.
Situasi tersebut sempat menimbulkan tanda tanya mengenai peluangnya tampil saat Skotlandia menghadapi Haiti, Sabtu.
Namun, kecemasan itu mereda setelah McTominay mengikuti sesi latihan penuh bersama rekan-rekannya pada Jumat.
Kehadirannya menjadi dorongan besar bagi skuad asuhan Steve Clarke yang tengah bersiap menjalani penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1998.
Steve Clarke Pastikan McTominay Siap Bermain
Pelatih Skotlandia Steve Clarke menegaskan bahwa kondisi sang gelandang tidak lagi menjadi masalah.
Menurut Clarke, McTominay berada dalam kondisi fisik yang sangat baik menjelang pertandingan melawan Haiti. Pernyataan tersebut sekaligus memastikan salah satu pemain terpenting Skotlandia siap turun di laga perdana turnamen.
Keberadaan McTominay memang memiliki arti besar bagi tim. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain Napoli itu menjelma menjadi simbol kebangkitan sepak bola Skotlandia.
Ia berperan penting dalam perjalanan tim menuju putaran final Piala Dunia 2026. Salah satu momen paling dikenang adalah gol salto spektakulernya saat mengalahkan Denmark pada fase kualifikasi, sebuah gol yang banyak disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola Skotlandia.
Popularitasnya bahkan melampaui lapangan hijau. Sebuah mural yang menggambarkan aksi akrobatiknya saat mencetak gol tersebut kini berdiri di Glasgow sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya.
Robertson: McTominay Terus Berkembang
Kapten Skotlandia Andy Robertson mengaku lega melihat rekannya kembali berlatih bersama tim. Dengan nada bercanda, bek Liverpool itu menyebut McTominay hanya ingin menjadi pusat perhatian.
“Saya rasa Scottie hanya ingin mencari perhatian!” kata Robertson sambil berkelakar.
Ia kemudian menambahkan bahwa kondisi McTominay sudah membaik dan sang gelandang telah mengikuti latihan bersama tim.
Robertson juga memberikan pujian tinggi terhadap perkembangan permainan rekannya tersebut.
“Saya tidak bisa berhenti memujinya. Dia pemain yang luar biasa dan terus berkembang menjadi lebih baik. Dia semakin matang dalam perannya dan mampu menghadapi ekspektasi besar yang diberikan kepadanya,” ujar Robertson.
Menurutnya, McTominay bukan hanya pemain penting di lapangan, tetapi juga salah satu figur pemimpin yang berpengaruh di ruang ganti tim nasional.
“Dia memiliki karakter yang sangat baik. Dia salah satu pemimpin di ruang ganti dan banyak membantu saya. Semoga masih ada banyak momen besar yang bisa dia berikan untuk Skotlandia,” lanjutnya.
Dari Bek Tengah hingga Bintang Napoli
Robertson termasuk sosok yang paling memahami perjalanan karier McTominay di tim nasional. Keduanya telah bermain bersama sejak McTominay menjalani debut internasional pada 2018.
Menariknya, pemain yang kini dikenal sebagai pencetak gol penting itu sempat beberapa kali dimainkan sebagai bek tengah pada awal kariernya bersama Skotlandia.
Seiring waktu, McTominay menunjukkan kemampuan bermain di berbagai posisi. Ia mampu beroperasi sebagai gelandang bertahan, gelandang box-to-box, hingga gelandang serang.
Robertson menilai perkembangan tersebut lahir dari dedikasi dan profesionalisme tinggi yang selalu ditunjukkan rekannya.
“Ketika pertama kali masuk tim, dia bermain sebagai bek tengah dan menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Setelah itu dia tampil bagus sebagai nomor enam, nomor delapan, maupun nomor sepuluh. Dia menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa,” kata Robertson.
Ia juga menyoroti keputusan besar McTominay meninggalkan Manchester United untuk berkarier di Italia. Menurutnya, langkah tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan karier sang pemain.
“Tentu bukan keputusan mudah meninggalkan Manchester United. Tetapi dia pergi ke Italia dan langsung menjadi salah satu pemain terbaik di liga. Dia selalu mempersiapkan diri dengan maksimal dan memiliki mentalitas di level tertinggi,” ujarnya.
Dengan kondisi yang kembali prima, McTominay kini diharapkan mampu memimpin Skotlandia meraih hasil positif saat menghadapi Haiti dalam laga pembuka Piala Dunia 2026. (*/red)






