Pessel, Javanusa—Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Pesisir Selatan, mengakui adanya kemajuan dalam pelaksanaan lima program unggulan (progul) Bupati Hendrajoni dan Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim hingga triwulan II tahun 2026.
Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, TP2D akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian dan kendala pelaksanaannya.
Anggota TP2D Kabupaten Pesisir Selatan, Epaldi Bahar mengatakan lima program unggulan yang menjadi bagian dari janji politik kepala daerah mulai menunjukkan perkembangan positif.
Kelima program tersebut meliputi Nagari Kanyang, Nagari Sehat, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, dan Nagari Sejahtera.
Menurut Epaldi, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mengukur tingkat keberhasilan setiap program, sekaligus mengetahui sejauh mana pelaksanaannya telah mencapai target yang ditetapkan.
Evaluasi tersebut juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pelaksanaan program di lapangan.
“Evaluasi ini penting untuk melihat secara objektif sejauh mana progres masing-masing program unggulan. Kita perlu mengetahui apa saja yang sudah berjalan baik dan bagian mana yang masih membutuhkan perbaikan,” ujar Epaldi, Jumat (23/10).
Ia menjelaskan, berdasarkan perkembangan pelaksanaan program hingga saat ini, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.
Kemajuan tersebut terlihat dari pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Meski demikian, Epaldi menilai masih ada sejumlah OPD yang perlu meningkatkan kinerja agar pelaksanaan program unggulan dapat berjalan lebih optimal.
Karena itu, seluruh OPD terkait diharapkan memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta memastikan program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program unggulan tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan atau terserapnya anggaran, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Setiap program harus memiliki capaian yang jelas dan dapat diukur sehingga pelaksanaannya memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pelaksanaan program unggulan tidak cukup hanya sebatas menjalankan kegiatan secara administratif. Diperlukan komitmen, kesungguhan, dan pengawasan berkelanjutan agar program yang dilaksanakan benar-benar mencapai sasaran,” tegasnya.
Epaldi menambahkan, TP2D akan terus mendorong pengawalan terhadap pelaksanaan lima program unggulan tersebut.
Langkah ini diperlukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan perencanaan, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai kendala yang ditemukan selama proses pelaksanaan.
Ia berharap, melalui evaluasi dan pengawasan yang berkelanjutan, pelaksanaan program unggulan Bupati Hendrajoni dan Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim dapat semakin terarah dan terukur.
“Dengan demikian, program yang telah direncanakan tidak hanya menjadi bagian dari janji politik kepala daerah, tetapi juga dapat diwujudkan secara bertahap melalui pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan,” tutupnya. (Yoniks)






