Payakumbuh, Javanusa—Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Arry Yuswandi meninjau langsung pelayanan di Kantor Samsat Kota Payakumbuh, Senin (19/1/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan kualitas layanan publik tetap terjaga, khususnya di sektor pendapatan daerah.
Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumbar meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pajak tersebut selama ini menjadi salah satu penyumbang utama pendapatan asli daerah (PAD).
Dalam kunjungan tersebut, Arry Yuswandi menelusuri seluruh alur pelayanan, mulai dari loket pendaftaran hingga penyerahan dokumen. Ia juga mengecek ruang tunggu, sistem antrean, dan fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, Sekdaprov berdialog dengan petugas serta sejumlah wajib pajak yang sedang mengurus administrasi kendaraan bermotor. Dialog itu dilakukan untuk menyerap masukan langsung dari pengguna layanan.
Samsat Wajah Pelayanan Pemerintah
Arry Yuswandi menegaskan Samsat merupakan wajah pelayanan pemerintah yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan harus benar-benar dijaga.
“Kita ingin memastikan pelayanan di Samsat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai standar. Masyarakat harus merasa terlayani dengan mudah, cepat, dan jelas,” ujar Arry Yuswandi.
Menurutnya, pelayanan yang lambat dan berbelit akan berdampak langsung pada tingkat kepatuhan wajib pajak. Kondisi itu pada akhirnya bisa memengaruhi capaian PAD daerah.
Sekdaprov juga menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur yang tergabung dalam Samsat. Unsur tersebut meliputi pemerintah daerah, Kepolisian, dan Jasa Raharja.
“Semua unsur yang ada di Samsat harus satu semangat, yakni melayani dengan sepenuh hati. Jangan ada ego sektoral, harus kompak,” tegasnya.
Ia menilai pelayanan prima tidak mungkin terwujud tanpa kerja sama yang solid di internal Samsat. Karena itu, koordinasi lintas instansi harus terus diperkuat.
Jaga Integritas dan Profesionalisme
Dalam kesempatan itu, Arry Yuswandi mengingatkan jajaran Samsat untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Ia meminta setiap petugas bekerja sesuai prosedur dan standar pelayanan.
Ia juga mendorong agar setiap masukan masyarakat dijadikan bahan evaluasi berkelanjutan. Dengan begitu, kualitas layanan dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Arry berharap Samsat Kota Payakumbuh dapat menjadi contoh bagi unit pelayanan publik lainnya di Sumatera Barat. Menurutnya, pelayanan yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Harapan itu sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kepuasan publik. “Pelayanan yang prima adalah kunci kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya. (*/adpsb)






