Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan

Penulis -

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di kantor Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026). (Foto: Kemensos)

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di kantor Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026). (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Sosial (Kemensos) RI menegaskan Sekolah Rakyat menjadi strategi pemerintah memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Program ini memberi kesempatan pendidikan lebih layak bagi anak keluarga miskin. Selain itu, pemerintah juga memberdayakan orang tua siswa.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di kantor Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).

Agus Jabo menegaskan Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi secara langsung dan terukur.

“Tujuan Sekolah Rakyat itu dimaksudkan Presiden untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi. Kalau keluarganya miskin, anaknya kita ambil, negara sekolahkan,” kata Agus Jabo.

Konsep Boarding School untuk Pembinaan Menyeluruh

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat menggunakan konsep boarding school atau sekolah berasrama. Konsep ini memastikan siswa menerima pendidikan, pembinaan karakter, dan pola makan lebih baik.

Selain itu, lingkungan belajar juga dibuat lebih mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.

“Kalau sekolah reguler, setelah pulang mereka kembali ke lingkungan yang sanitasinya kurang baik, gizinya kurang, dan itu mempengaruhi perkembangan anak. Karena itu dibuat boarding supaya anak-anak ini benar-benar mendapatkan perhatian penuh,” ujarnya.

166 Titik Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi

Saat ini pemerintah mencatat 166 titik Sekolah Rakyat sudah beroperasi di berbagai daerah. Capaian ini melampaui target awal Presiden sebanyak 100 sekolah pada tahun pertama.

Pemerintah sementara memanfaatkan aset negara untuk mendukung operasional program tersebut.

Fasilitas digunakan dari sentra dan balai milik Kementerian Sosial, gedung kementerian lain, hingga aset pemerintah daerah. Langkah ini berjalan sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.

Seleksi Ketat Berdasarkan Data Nasional

Program ini menyasar anak dari keluarga miskin kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Proses seleksi dilakukan melalui penjangkauan langsung ke rumah calon siswa agar tepat sasaran.

Baca Juga :  Ormas dan LSM Mitra Penting dalam Pembangunan Kota Padang

“Tidak ada titipan. Tim akan datang langsung mengecek kondisi keluarga calon siswa. Jadi benar-benar untuk keluarga miskin,” tegasnya.

Fasilitas Lengkap untuk Siswa Sekolah Rakyat

Siswa Sekolah Rakyat memperoleh fasilitas lengkap tanpa biaya. Pemerintah menyediakan seragam, asrama, makan tiga kali sehari, laptop, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen Presiden agar anak keluarga miskin tetap mendapat layanan pendidikan terbaik.

Pemberdayaan Orang Tua Siswa

Program tidak hanya fokus pada anak, tetapi juga orang tua siswa. Pemerintah menyiapkan pelatihan keterampilan, bantuan usaha, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

Langkah ini dilakukan secara terpadu oleh Kementerian Sosial bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki. Jadi penanganannya menyeluruh,” ujarnya.

Dampak Sosial dan Harapan Masa Depan

Agus Jabo menambahkan Sekolah Rakyat diharapkan membangun rasa percaya diri anak dari keluarga miskin. Mereka diharapkan lebih berani dan memiliki cita-cita jelas.

“Yang tadinya tidak percaya diri, sekarang mulai berani bicara di depan umum, mulai punya cita-cita. Itu yang paling penting,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB