Jakarta, Javanusa—Sebanyak 174 peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) gelombang pertama dalam seleksi petugas penyelenggara ibadah haji 2027 di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Para peserta sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng BKN untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Rizka Anungnata, mengatakan sistem CAT memberikan ruang lebih besar bagi peserta untuk mengetahui hasil tes secara langsung.
“Tahun ini kami bekerja sama dengan BKN, sehingga hasil tesnya bisa menjadi lebih transparan dan dapat dilihat langsung oleh peserta serta dipantau melalui kanal YouTube BKN,” ujar Rizka saat meninjau pelaksanaan CAT di BKN Jakarta.
Skor CAT Bisa Dilihat Langsung
Keterbukaan hasil menjadi salah satu aspek yang menonjol dalam seleksi petugas haji 2027. Peserta dapat mengetahui skor setelah menyelesaikan ujian.
Selain itu, masyarakat juga dapat memantau proses pelaksanaan CAT melalui siaran langsung di kanal YouTube BKN. Mekanisme tersebut memperkuat prinsip transparansi dalam proses rekrutmen petugas haji.
Seleksi ini tidak hanya mengukur kemampuan umum peserta. Materi dan bidang penugasannya juga berkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.
Beberapa bidang yang menjadi bagian dari seleksi mencakup pembimbing ibadah, akomodasi, transportasi, konsumsi, serta layanan bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Bidang Media Center Haji (MCH) dan bimbingan ibadah juga termasuk dalam kebutuhan petugas yang disiapkan melalui proses seleksi tersebut.
CAT Kedua Digelar Pekan Depan
Sementara itu, Kemenhaj masih menjalankan proses verifikasi berkas administrasi tahap II. Peserta yang memenuhi persyaratan akan melanjutkan tahapan seleksi berikutnya.
Rizka menyebut peserta yang lolos administrasi tahap II akan mengikuti CAT gelombang kedua pada pekan depan.
“Bagi peserta yang masuk di tahap CAT kedua akan kita laksanakan minggu depan,” ungkapnya.
Peserta Tak Harus Datang ke Jakarta
Kerja sama Kemenhaj dengan BKN juga memberikan kemudahan dari sisi lokasi ujian. Peserta dapat mengikuti CAT melalui Kantor BKN di daerah asal masing-masing.
Dengan mekanisme tersebut, peserta tidak perlu datang ke Jakarta hanya untuk mengikuti ujian. Jaringan BKN di berbagai daerah mendukung pelaksanaan seleksi secara lebih efisien.
Kemenhaj berharap sistem CAT dapat menghasilkan petugas haji yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan jemaah.
Proses seleksi yang terbuka juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan petugas yang profesional, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan kepada jemaah secara optimal. (*)






