Sembilan Tahun jadi Bupati, Sutan Riska: Saya Manusia Biasa, Tidak Bisa Memuaskan Semua Pihak

Penulis -

Rabu, 12 Februari 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya Sutan Riska saat menghadiri peringatan ulang tahun Nagari Sungai Duo yang ke-15 pada Selasa (11/2/2025). (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Bupati Dharmasraya Sutan Riska saat menghadiri peringatan ulang tahun Nagari Sungai Duo yang ke-15 pada Selasa (11/2/2025). (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menegaskan dalam sembilan tahun menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah, menyadari bahwa ia tidak sepenuhnya bisa memuaskan semua pihak.

“Setiap kebijakan yang diambil bersama, tentu menimbulkan pro dan kontra. Namun, kita selalu berupaya agar setiap kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” sebutnya saat menghadiri peringatan ulang tahun Nagari Sungai Duo yang ke-15 pada Selasa (11/2/2025).

Di hadapan masyarakat dan para tokoh setempat, ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil didasarkan pada kepentingan bersama, bukan kepentingan individu atau kelompok tertentu.

“Sebagai pengambil kebijakan, saya sadar bahwa tidak semua pihak akan merasa puas dengan setiap keputusan yang dibuat.

Namun, yang terpenting bagi saya adalah bagaimana kebijakan tersebut bisa memberikan dampak terbaik bagi masyarakat luas,” ujar Sutan Riska.

Lebih lanjut, Sutan Riska menyampaikan selama sembilan tahun kepemimpinannya sebagai Bupati Dharmasraya, ia telah membangun 24 proyek strategis untuk memajukan daerah.

Proyek-proyek tersebut untuk bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Selama sembilan tahun terakhir, kami telah merealisasikan 24 proyek stategis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Dharmasraya,”

“Pembangunan yang kita jalankan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat demi kemajuan daerah kita,” tambahnya.

Sutan Riska juga mengungkapkan selama masa kepemimpinannya, ia sering dihadapkan pada persoalan-persoalan mendasar.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah tingginya tuntutan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pembangunan, sementara dana yang tersedia di APBD sangat terbatas.

“Dalam sembilan tahun terakhir, saya melihat sendiri bagaimana kebutuhan masyarakat terus meningkat, sementara kapasitas fiskal daerah kita masih terbatas”

Baca Juga :  Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG, Pemerintah Pastikan Tetap Berjalan

“Oleh karena itu, diperlukan manajemen keuangan yang baik agar setiap rupiah yang tersedia dapat digunakan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Sutan Riska memanfaatkan relasi hingga ke pemerintah pusat guna menjemput anggaran tambahan yang dapat membantu menutupi kekurangan APBD Dharmasraya.

Dengan pendekatan yang intensif dan strategi lobi yang baik, ia berhasil mendapatkan berbagai program dan proyek pembangunan yang didanai oleh APBN.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Oleh karena itu, saya secara aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan bahwa Dharmasraya mendapatkan perhatian dan anggaran tambahan untuk pembangunan”

“Alhamdulillah, upaya ini membuahkan hasil dan mampu mendorong percepatan pembangunan di daerah kita,” tambahnya.

Namun demikian jika ada pihak yang belum puas dengan hasil kinerjanya, Ketum Apkasi itu menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

“Saya manusia biasa, yang tidak terlepas dari salah dan alpa, mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau banyak yang belum sempurna di era kepemimpinan saya,” tukasnya. (*/jn01)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru