Samarinda, Javanusa—Harapan Semen Padang FC untuk mencuri poin pada pekan ke-29 BRI Super League pupus.
Bertanding di kandang Borneo FC Samarinda, tim berjuluk Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-3 di Stadion Segiri, Sabtu (25/4/2026) malam.
Tuan rumah langsung tampil agresif sejak awal laga. Gol pembuka dicetak Komang Teguh saat pertandingan baru berjalan sembilan menit.
Keunggulan Borneo FC kemudian bertambah menjelang turun minum melalui Kaio Nunes pada menit ke-40. Memasuki masa tambahan waktu babak kedua, Koldo Obieta memastikan kemenangan timnya lewat gol pada menit 90+4.
Hasil ini memperpanjang tren negatif skuad asuhan Imran Nahumarury. Sepanjang musim 2025/26, Semen Padang telah menelan 19 kekalahan. Bahkan, empat laga terakhir berakhir tanpa poin.
Situasi tersebut membuat posisi Semen Padang semakin tertekan di papan klasemen. Tim asal Sumatera Barat itu masih tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin, atau berada di zona rawan degradasi.
Sebaliknya, kemenangan ini memperkuat posisi Borneo FC dalam persaingan papan atas. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi 66 poin, setara dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.
Usai laga, Imran Nahumarury mengakui keunggulan lawan. Ia menilai Borneo FC tampil lebih siap dan efektif dalam memanfaatkan peluang.
“Kami mengapresiasi kerja keras pemain. Mereka sudah berusaha maksimal, meski hasil belum berpihak,” ujarnya.
Ia juga menilai timnya masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus segera dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir, lini pertahanan, serta antisipasi bola mati.
“Masih banyak yang perlu diperbaiki, termasuk transisi permainan dan situasi set piece. Kami akan terus berjuang hingga akhir musim,” tegasnya. (*/red)






