Padang, Javanusa—Semen Padang FC akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5/2025) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga kandang terakhir bagi Semen Padang FC musim ini. Laga ini juga menjadi pertandingan pamungkas sebelum Stadion Haji Agus Salim memasuki tahap renovasi.
Meski sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua beberapa pekan lalu, Semen Padang FC tetap bertekad tampil maksimal.
Tim berjuluk Kabau Sirah ingin memberikan kemenangan sebagai kado untuk suporter dan masyarakat Sumatera Barat. Mereka menargetkan tiga poin sebagai penutup laga kandang musim ini.
Komitmen Pelatih Menjaga Profesionalisme Tim
Pelatih kepala Imran Nahumarury menegaskan tim tetap bekerja profesional hingga akhir musim. Ia menyampaikan seluruh persiapan berjalan normal seperti laga kandang lainnya.
“Persiapan berjalan seperti biasa di laga home,” ujarnya dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan tim tetap fokus meski laga tidak lagi berpengaruh pada klasemen. Namun, ia meminta pemain tetap antusias dan berusaha meraih kemenangan sebagai hadiah untuk masyarakat Padang.
Rotasi Pemain dan Peluang Pemain Minim Menit Bermain
Imran Nahumarury juga mengindikasikan adanya rotasi besar dalam laga tersebut. Ia ingin memberi kesempatan kepada pemain yang minim menit bermain sepanjang musim.
“Saya lihat pemain juga sangat bersemangat. Akan banyak perubahan dalam laga itu,” tegasnya.
Kondisi Tim dan Tantangan Laga Terakhir
Saat ini Semen Padang FC berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 20 poin dari 32 laga. Sementara itu, Persebaya Surabaya menempati posisi ke-5 dengan 52 poin. Kesenjangan poin menunjukkan perbedaan kekuatan kedua tim musim ini.
Kabau Sirah diprediksi tampil tanpa sejumlah pemain kunci. Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Angelo Meneses belum dalam kondisi fit. Selain itu, Jaime Giraldo absen karena akumulasi kartu kuning.
Target Realistis di Dua Laga Tersisa
Pelatih tetap menyadari tantangan berat di dua laga terakhir musim ini. Ia menyebut peluang meraih enam poin tetap terbuka, meski harus realistis.
“Kalau di dua laga terakhir bisa dapat enam poin, kenapa tidak,” ujarnya.
Optimisme Menutup Musim dengan Baik
Meski situasi sulit, Imran Nahumarury tetap optimistis menghadapi laga tersisa. Ia menegaskan tim sudah melakukan persiapan terbaik untuk meraih hasil positif. “Kita lakukan persiapan yang baik untuk hasil yang bagus,” pungkasnya.
Setelah melawan Persebaya Surabaya, Semen Padang FC masih menyisakan satu laga tandang. Mereka akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-34, Sabtu (23/5/2026). Laga tersebut menjadi penutup kompetisi musim ini. (*/red)






