Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.
Sebelumnya, ia sempat dicari penyidik dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan Silmy akhirnya hadir secara kooperatif dan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik di gedung KPK.
“Yang bersangkutan sudah berada di Gedung Merah Putih KPK dan akan segera diperiksa,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi timnya masih melakukan pencarian terhadap Silmy Karim karena namanya disebut dalam rangkaian OTT yang digelar di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Budi menegaskan KPK meminta seluruh pihak yang terkait untuk bersikap kooperatif selama proses penyidikan berlangsung. Namun, ia belum membeberkan secara rinci posisi dan keterkaitan Silmy dalam perkara tersebut.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 17 orang dari sejumlah lokasi, yakni Jakarta Barat, Jawa Barat, hingga Bali. Salah satu yang turut diamankan adalah Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Selain menangkap para pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari kendaraan, uang tunai dalam berbagai mata uang asing, hingga emas.
Dugaan sementara, kasus ini berkaitan dengan praktik suap dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing di Indonesia.
Meski demikian, KPK belum merinci konstruksi perkara secara lengkap dan akan menyampaikannya dalam konferensi pers resmi setelah proses pemeriksaan awal selesai.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan pihaknya menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan di KPK.
“Kita menghormati proses hukum yang berlangsung,” ujarnya singkat. (*/red)






