Sepakati Investasi USD20 Miliar, Menteri Bahlil Percepat Proyek Masela

Penulis -

Senin, 16 Maret 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3) waktu setempat. (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3) waktu setempat. (Foto: Kementerian ESDM)

Tokyo, Javanusa—Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pengembangan Proyek Abadi Masela di Laut Arafura yang memiliki nilai investasi sekitar USD20 miliar atau setara Rp339 triliun.

Dorongan tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat bertemu CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3) waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil meminta pengembangan proyek gas raksasa itu segera memasuki tahap Front End Engineering and Design (FEED) pada kuartal II 2026 atau paling lambat kuartal III 2026. Tahap ini penting untuk membuka proses tender Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Menurut Bahlil, percepatan diperlukan mengingat proyek tersebut telah direncanakan selama puluhan tahun. Ia juga menyampaikan bahwa progres pengembangan saat ini telah mencapai sekitar 25 persen.

Untuk memastikan kepastian pasar, Bahlil menawarkan opsi pembelian gas dari Lapangan Abadi oleh badan usaha milik negara jika belum ada pembeli hingga April 2026. Produksi Lapangan Abadi diperkirakan mencapai sekitar 9 juta ton LNG per tahun (MTPA).

“Negara harus hadir untuk memastikan ada pembeli sehingga proyek dapat berjalan,” kata Bahlil dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Takayuki Ueda menyampaikan komitmen perusahaan untuk mempercepat realisasi proyek tersebut.

Ia menyebut INPEX telah mengerjakan proyek Abadi Masela selama lebih dari satu dekade dan akan terus mendorong penyelesaiannya.

Dari sisi administrasi, sejumlah perizinan utama proyek juga telah diterbitkan pada awal 2026. Persetujuan lingkungan melalui dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) diterbitkan pada 13 Februari 2026.

Sebelumnya, persetujuan pelepasan kawasan hutan telah diperoleh dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia pada Januari 2026.

Proyek Abadi Masela yang berlokasi di Laut Arafura, wilayah Maluku, merupakan salah satu proyek pengembangan gas terbesar di Indonesia.

Baca Juga :  Tanah Datar Gandeng Ruangguru, 400 UMKM dan Pokdarwis Bakal Ikuti Pelatihan Digital

Pemerintah menilai proyek ini berpotensi menjadi sumber pasokan gas untuk industri nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB