Padang Pariaman, Javanusa—Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat mendampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman.
Peninjauan ini untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan warga. Pemerintah menargetkan huntara segera ditempati agar aktivitas sosial dan ekonomi warga pulih.
Sestama BNPB meninjau dua titik pembangunan huntara di Padang Pariaman. Lokasi pertama berada di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
Di titik ini, pemerintah membangun 34 unit huntara. Seluruh bangunan telah rampung dan tinggal menunggu penyediaan air bersih.
Lokasi kedua berada di Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Di kawasan ini, dibangun 40 unit huntara bagi warga terdampak.
Progres Pembangunan Capai 82 Persen
Sekretaris Utama BNPB Rustian menyebut huntara di Korong Asam Pulau siap diresmikan. Ia mengatakan penyelesaian jaringan air bersih ditargetkan rampung dalam beberapa hari.
“Huntara di Anduriang sudah selesai, tinggal penyediaan air bersih. Kami targetkan bisa diresmikan Sabtu mendatang,” kata Rustian.
Untuk huntara di Korong Talao Mundam, progres pembangunan telah mencapai 82 persen. Bangunan utama ditargetkan selesai dalam dua hari ke depan.
“Setelah struktur utama selesai, kami fokus pada penyempurnaan sarana pendukung,” ujar Rustian. Lokasi ini juga dijadwalkan diresmikan bersamaan.
Pemkab Padang Pariaman Kawal Rehabilitasi
Wakil Bupati Rahmat Hidayat menegaskan komitmen pemerintah daerah mengawal pembangunan huntara. Ia memastikan kualitas bangunan dan sarana pendukung sesuai standar.
“Kami memastikan seluruh proses pembangunan huntara berjalan sesuai rencana. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan BNPB,” kata Rahmat.
Ia menambahkan, pendampingan lintas sektor terus dilakukan. Pemerintah juga melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
BNPB mengapresiasi dukungan aktif Pemkab Padang Pariaman. Koordinasi lintas sektor dinilai mempercepat rehabilitasi pascabencana.
Pemerintah berharap 74 unit huntara segera ditempati warga. Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Dengan hunian sementara yang layak dan aman, warga diharapkan bisa kembali beraktivitas normal. Pemerintah berkomitmen melanjutkan pembangunan hunian tetap setelah tahap huntara rampung. (*/red)






