Setelah MCU Terintegrasi, Persebaya Petakan Kondisi Pemain dengan Teknologi VALD Performance

Penulis -

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persebaya memakai teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain jelang Liga 1 musim 2026/2027. (Foto: Persebaya)

Persebaya memakai teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain jelang Liga 1 musim 2026/2027. (Foto: Persebaya)

Surabaya, Javanusa—Persebaya benar-benar serius menyiapkan timnya. Bukan hanya pada perburuan pemain, tapi bagaimana memastikan kondisi semua skuadnya siap tampil.

Setelah melakukan serangkaian medical check-up terintegrasi lewat kerja sama dengan Mayapada Hospital, Persebaya juga melakukan pemetaan kondisi pemainnya lewat pendekatan teknologi.

Bukan mengandalkan tes fisik konvensional, tapi menggunakan serangkaian perangkat VALD Performance. Perangkat itu selama ini yang digunakan oleh tim-tim besar di Eropa, termasuk mayoritas klub Premier League Inggris.

Perangkat VALD Performance memang bukan barang baru, tapi penggunaannya di Indonesia masih jarang. Bahkan PSSI sendiri baru mengenalkannya tahun ini di acara Medical Workshop.

Persebaya bersama DBL Indonesia sudah menginvestasikan alat ini sejak tahun lalu. Bahkan sudah dipakai di DBL Camp, program pemusatan pelatihan basket pelajar untuk para pemain terpilih di kompetisi DBL.

CEO Persebaya Azrul Ananda menyaksikan langsung proses measurement test para pemainnya di Gelora Bung Tomo, Kamis 9 Juli 2026. Agenda itu di-handle oleh tim pelatih utama Persebaya Academy.

Dalam kesempatan itu Azrul menegaskan bahwa sambil terus membangun tim yang kuat, baik kepelatihan dan pemain, Persebaya juga bertahap mengembangkan infrastruktur pendukung, termasuk sports science.

“Sejak tahun lalu kami sudah membangun gym dan terus melengkapinya. Kemudian sejak awal tahun Persebaya Academy bersama DBL Indonesia sudah investasi perangkat sports science seperti VALD Performance ini,” jelasnya.

Azrul juga menegaskan Persebaya telah berinvestasi cukup besar di sistem analisis baru. Sistem itu diharapkan bisa membantu manajemen dan pelatih dalam scouting dan pemilihan pemain sesuai kebutuhan dan filosofi bermain.

“Tentu harapannya ini semua bisa membantu Persebaya meraih target tertinggi musim ini. Paling tidak, akan menjadi fondasi lebih baik dan konsisten untuk Persebaya jangka menengah dan panjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Daftar 6 Tim Asia Lolos ke Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Data Fisik Dibangun dari Hulu hingga Hilir

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Widjaja, Sp.OT(K), menambahkan, penggunaan VALD Performance merupakan bagian dari sistem pemeriksaan pemain yang disusun secara menyeluruh sebelum kompetisi dimulai. Dari hulu sampai hilir.

Ia menjelaskan, seluruh proses diawali dengan memastikan setiap pemain berada dalam kondisi sehat. Tahap pertama dilakukan melalui pemeriksaan medis bersama tim dokter di Mayapada Hospital.

Dokter yang terlibat multidisiplin. Pemeriksaan bahkan sampai pada pengecekan fungsional gerak oleh dokter sports medicine.

Baru setelah seluruh tahapan tersebut selesai, pemain menjalani serangkaian pengukuran menggunakan perangkat VALD Performance, yang dihandle oleh tim coach utama Persebaya Academy.

Melalui perangkat tersebut, hasil pemeriksaan klinis diterjemahkan menjadi data kuantitatif berupa angka-angka yang dapat diukur dan dibandingkan dari waktu ke waktu.

“Angka-angka ini menjadi data dasar bagi pelatih fisik maupun pelatih teknik untuk menyusun program pemain selama satu musim. Bagi tim medis, data ini juga menjadi profil setiap pemain untuk melihat aspek pencegahan cedera sekaligus peningkatan performa,” jelas pria yang akrab disapa dr Tommy itu.

Menariknya, penggunaan teknologi VALD Performance kini juga mulai menjadi perhatian di level nasional. Dalam Medical Workshop yang digelar PSSI baru-baru ini, kata dr Tommy, perangkat tersebut turut diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan sports science di sepak bola Indonesia dan telah digunakan di lingkungan tim nasional.

Namun bagi Persebaya, implementasi teknologi tersebut bukan lagi sebatas pengenalan. Klub sudah lebih dahulu mengintegrasikannya ke dalam sistem monitoring kondisi fisik pemain sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (*)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB